Breaking News:

Pengangkatan Guru Honorer Jadi PPPK Tetap Diseleksi, Tapi Diprioritas Hingga Lulus, Begini Caranya

Untuk merekrut guru honorer jadi PPPK, saat ini Pemerintah Indonesia sudah membuka pendaftaran ini dan kuota yang akan direkrut satu juta orang.

Dok. Kemendikbud
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim (Dok. Kemendikbud) 

Untuk merekrut guru honorer jadi PPPK, saat ini Pemerintah Indonesia sudah membuka pendaftaran ini dan kuota yang akan direkrut satu juta orang. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, mengatakan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK tetap melalui seleksi. 

PPPK adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak.

Untuk merekrut guru honorer jadi PPPK, saat ini Pemerintah Indonesia sudah membuka pendaftaran ini dan kuota yang akan direkrut satu juta orang. 

Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan soal wajib seleksi ini ini dalam rapat kerja bersama Komisi X yang digelar secara virtual, Rabu (20/1/2021).

Mendikbud mengatakan tidak memungkinan secara undang-undang untuk mengangkat honorer menjadi PPPK tanpa seleksi.

Baca juga: Pesta Perkawinan Saat Banjir di Pidie, Tamu Lewati Genangan dan Pelaminan Pindah ke Tempat Tetangga

“Mengangkat ASN tidak mungkin tanpa seleksi, kita harus mematuhi UU ASN, karena tidak hanya melanggar UU, tapi juga melanggar etika kita kepada murid-murid.

Untuk mendapatkan kompetensi, minimum dari kualitas gurunya dulu,” kata Nadiem.

Namun di sisi lain, Nadiem juga merespon perihal bagaimana memprioritaskan guru honorer yang sudah punya pengalaman lebih lama.    

Halaman
1234
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved