Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pasien Bibir Sumbing Mulai Usia 3 Bulan Sampai 20 Tahun Sukses Dioperasi dalam Rangka HUT Serambi

Para pasien yang dioperasi tersebut meliputi dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh, mulai Pidie, Aceh Barat, Aceh Besar, dan Aceh Utara.

FOR SERAMBINEWS.COM
Dokter spesialis bedah plastik, dr Muhammad Jailani (kiri) didampingi Social Worker Smile Train Indonesia Area Aceh, Rahmad Maulizar (kanan), menyerahkan kue ulang tahun kepada Manajer Promosi serambi Indonesia, M Jafar dalam rangka HUT Ke-32 Serambi Indonesia di sela-sela pelaksanaan operasi bibir sumbing di RSU Malahayati, Banda Aceh, Minggu (28/3/2021). 

Para pasien yang dioperasi tersebut meliputi dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh, mulai Pidie, Aceh Barat, Aceh Besar, dan Aceh Utara.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Delapan pasien bibir sumbing dan celah-celah langit sukses dioperasi di RSU Malahayati Banda Aceh, Minggu (28/3/2021).

Kegiatan sosial dalam rangka memperHUT ke-32 Serambi Indonesia itu bekerja sama dengan Smile Train Indonesia.

Para pasien yang dioperasi tersebut meliputi dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh, mulai Pidie, Aceh Barat, Aceh Besar, dan Aceh Utara.

Social Worker Smile Train Indonesia Area Aceh, Rahmad Maulizar S.AN, mengatakan operasi bibir sumbing dan celah-celah langit langsung ditangani oleh dokter spesialis bedah plastik, dr Muhammad Jailani SpBE-RE (K) bersama tim dokter yang berpengalaman dan tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia (PERAPI).

Baca juga: Anniversary DPD ASKI Aceh Ke-1, Puluhan Peserta dari Kabupaten dan Kota Ikut Kompetisi

Baca juga: Prancis Luncurkan Percobaan Dua Tahun Ganja Medis, Sebelum Dilegalkan untuk Umum

"Alhamdulillah, pada operasi tahap kedua dalam rangka memperingati HUT ke-32 Serambi Indonesia bekerja sama dengan Smile Train Indonesia berjalan sukses," ujar Rahmad.

Ia pun mengharapkan seluruh masyarakat dan anggota keluarganya yang menderita bibir sumbing dan celah langit-langi untuk segera mendaftar.

Karena, sebut Rahmad, tak ada biaya apapun yang ditanggung, selain dari pihak keluarga tersebut hanya dibebani ongkos berangkat menuju ke Banda Aceh.

Lalu, selebihnya seperti penginapan dan makanan sudah ditangani pihaknya saat pasien tersebut tiba di Banda Aceh.

Baca juga: Hancur Dihantam Puting Beliung, Ini Jenis Usaha 9 Unit Keude di Geulanggang Labu Peusangan Selatan

Baca juga: Menlu AS Kutuk Sanksi China Terhadap Pejabat AS dan Sekutunya

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved