Minggu, 19 April 2026

Sebentar Lagi Ramadhan 1442 H, Begini Cara Atasi Asam Lambung Naik saat Berpuasa

Selain saat berpuasa, orang juga dapat merasakan gejala asam lambung setelah bangun tidur dalam keadaan perut kosong.

Editor: Amirullah
via UPI.com
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Beberapa orang mengalami kondisi asam lambung naik saat berpuasa.

Penyebab asam lambung naik saat puasa yakni bisa karena perubahan keseimbangan kadar asam di perut.

Menurut ahli gastroenterologi berbasis di California AS, Peyton Berookim, MD, dalam kondisi perut kosong dan tidak ada asupan yang dicerna, asam lambung bisa naik.

"Makanan saat dicerna dalam perut dapat menyerap asam. Saat tidak ada yang dicerna, asam lambung bisa menumpuk, memicu sakit perut, atau asam lambung naik kembali ke kerongkongan," jelasnya, seperti dilansir Live Strong.

Selain saat berpuasa, orang juga dapat merasakan gejala asam lambung setelah bangun tidur dalam keadaan perut kosong.

Baca juga: Jelang Bulan Puasa, Warga Blang Mancung Mulai Produksi Buah Kolang-Kaling

Baca juga: Menteri Ida Fauziyah Jelaskan Soal Kebijakan THR di Masa Pandemi Covid-19: Wajib Dibayarkan

Berikut merupakan tips mengatasi asam lambung saat berpuasa melansir Kompas.com.

Makan dalam Porsi Kecil Sering dan Kunyah Perlahan

Bagi penderita maag atau gangguan lambung, usahakan untuk tidak langsung menyantap makan besar.

Namun, siapkan perut untuk pemanasan dengan makan takjil sehat.

Sup atau kurma juga dapat menjadi pilihan.

Setelah itu, baru siapkan perut untuk makan utama. Namun, hindari makan berlebihan. Ambil setengah porsi makan utama agar perut tidak penuh.

Kondisi perut yang terlalu penuh juga bisa mendorong asam lambung naik kembali dari perut ke kerongkongan.

Makan dalam porsi kecil tapi sering dan dikunyah perlahan-lahan lebih disarankan bagi pemilik gangguan lambung.

Baca juga: Kabar Gembira! Besok, Dinas Pangan Jual Sembako Murah di Baet, Aceh Besar, Buruan Stok untuk Puasa

Hindari Asupan Pedas, Asam, Berlemak, dan Kafein

Asam lambung naik dapat disebabkan oleh beberapa makanan diantaranya mint, makanan berlemak tak sehat, makanan pedas, dan makanan terlalu asam.

Cobalah untuk menghindari makanan tersebut.

Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan coklat juga harus diminimalkan.

Dengan pantang mengonsumsi beberapa makanan dan minuman tersebut, asam lambung dapat dikontrol.

Baca juga: Batas Akhir Bayar Qadha Puasa Ramadhan, Kapan? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Atur Waktu Makan

Tidur terlalu dekat dengan waktu makan, atau selesai santap sahur langsung tidur, juga dapat memicu asam lambung.

Cobalah untuk mengatur waktu makan agar berdekatan dengan jadwal tidur.

Setelah sahur, tidak disarankan langsung tidur, karena dalam posisi tubuh duduk atau berdiri, gravitasi dapat membantu asam lambung tetap berada di perut.

Demikian juga saat makan makan setelah berbuka puasa. Aturlah waktu makan dua hingga tiga jam sebelum tidur.

Tidur dengan Posisi Tubuh bagian atas Lebih Tinggi

Tubuh bagian atas termasuk kepala perlu disanggar agar posisinya lebih tinggi daripada kaki.

Gunakan bantal atau penyangga setinggi enam atau delapan inchi untuk menopang tubuh bagian atas.

Ketinggian tersebut sudah ideal.

Usahakan bantal tidak hanya menyangga kepala, namun bisa menopang seluruh tubuh bagian atas.

Baca juga: Waled Husaini Mengimbau Selama Puasa Ramadan 1442 H, di Meunasah Wajib Adzan Shalat Lima Waktu

Jaga Berat Badan Tetap Ideal

Penyakit lambung dapat dicegah dengan menjaga berat badan tetap ideal.

Saat berat badan naik, struktur otot yang menyokong esofagus dapat menyebar atau mengembang.

Sehingga, kinerja otot klep esofagus yang mengatur asam lambung tetap terjaga du perut bisa terganggu.

Kondisi ini menyebabkan asam lambung bisa baik ke kerongkongan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Waspada Asam Lambung Naik saat Berpuasa, Simak Tips Cara Mengatasinya

Baca juga: Tips Mengelola Jam Tidur Selama Puasa Agar Tidak Stres Saat Masa Pandemi Covid-19

Sumber: TribunnewsWiki
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved