Breaking News:

Berita Politik

Jubir Partai Aceh Klaim Penyebab Tgk Muharuddin Hijrah ke Perindo bukan Karena Kecewa dengan Partai

"Partai Aceh memutuskan untuk mengeluarkan saudara Muharuddin dari kepengurusan Partai Aceh," kata Nurzahri.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Serambinews.com
Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri mengklaim, bergabungnya Tgk Muharuddin dengan Partai Perindo bukan karena kecewa dengan PA. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPA Partai Aceh, Tgk Muharuddin melakukan manuver politik dengan hijrah ke Partai Perindo.

Pendiri sekaligus Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo bahkan menunjuk Tgk Muharuddin sebagai Ketua DPW Partai Perindo Aceh menggantikan Hamdani Hamid.

Terkait sikap politik Tgk Muharuddin, DPA Partai Aceh sudah mengambil sikap, yaitu mengeluarkannya dari kepengurusan partai yang sudah mengantarnya sebagai anggota DPRA selama dua periode.

Bahkan, pada periode terakhir 2014-2018, Tgk Muharuddin dipercayakan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).
Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri kepada Serambinews.com, Senin (26/7/2021), menegaskan bahwa Tgk Muharuddin pindah partai bukan karena kecewa dengan Partai Aceh.

"Sikap dan langkah politik yang diambil oleh saudara Muharuddin bukanlah karena ada permasalahan di dalam kepengurusan Partai Aceh atau karena kekecewaan yang bersangkutan kepada Partai Aceh, akan tetapi murni karena pilihan politik beliau yg ingin berkarir di kancah nasional," ungkap Nurzahri.

Baca juga: Partai Aceh Keluarkan Tgk Muharuddin dari Kepengurusan PA, Karena Jabat Ketua Perindo Aceh

Baca juga: Ini Tanggapan Tgk Muharuddin Setelah Dikeluarkan dari Partai Aceh Karena Jabat Ketua Perindo

Baca juga: Mualem Ungkap Penyebab Turunnya Suara Partai Aceh di Pemilu, Efek Lemahnya Manajemen dan Sikap Kader

Karena sikap politik yang sudah diambil tersebut, Partai Aceh meminta mantan calon anggota DPR RI dari NasDem ini agar tidak lagi berhak mengatasnamakan Partai Aceh dalam segala sikap dan pendapatnya.

Sebab, Partai Aceh sudah mencabut keanggotaan Tgk Muharuddin dari kepengurusan Partai Aceh berdasarkan rapat pimpinan pada Minggu, 25 Juli 2021.

"Partai Aceh memutuskan untuk mengeluarkan saudara Muharuddin dari kepengurusan Partai Aceh," kata Nurzahri.

Sementara itu, Tgk Muharuddin kepada Serambinews.com mengatakan, menerima keputusan pimpinan dan segenap pengurus Partai Aceh yang memberhentikannya sebagai kader.

"Saya tentu hormati dan apresiasi keputusan DPA PA, apapun keputusan. sebagai kader saya legowo, kita berharap untuk kebaikan PA ke depan," katanya.

Tapi Tgk Muharuddin menegaskan bahwa dirinya hijrah ke Perindo setelah sebelumnya meminta izin kepada Mualem.

Baca juga: Rapat Partai Aceh Panas, Muncul Desakan Pergantian Ketua dan Anggota DPRA

Baca juga: Nurzahri jadi Juru Bicara Partai Aceh: Akun Facebooknya Dialihkan Jadi Corong Partai

Baca juga: Milad Ke-14 Partai Aceh, Mualem: Meunyoe Kureung Semangat, Meuramah Tanyoe

"Mualem menyerahkan pilihan kepada kita, apapun pilihan kita beliau hormati. Beliau tidak menyuruh dan tidak melarang," katanya.

"Beliau menghormati sikap pribadi kita, ingin bergabung dengan Perindo atau tetap eksis di PA. Intinya saya sudah minta izin, saya sampaikan kepada beliau," kata Muharuddin.

Terakhir, Muharuddin menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada pimpinan dan segenap pengurus Partai Aceh.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved