Jurnalisme Warga
Tradisi Beranak Banyak di Desa Ujung Sialit
UJUNG Silait merupakan salah satu desa terpencil di Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil
Sedangkan ibu-ibunya bercocok tanam (berkebun).
Hanya sedikit yang bekerja di pemerintahan.
Uniknya warga desa ini pergi melaut selalu pada malam hari, kecuali pada malam Jumat dan Minggu.
Untuk prasarana dan sarana pendidikan di antaranya terdiri atas PG-PAUD, SD, dan SMP.
Jenjang SMA belum tersedia.
Meski demikian, biasanya peserta didik melanjutkan sekolah di luar daerah seperti di Pulau Nias.
Hanya sebagian saja di antara mereka yang lebih memilih untuk bekerja daripada sekolah.
Hal ini akibat minimnya pemahaman orang tua (wali) dalam bidang pendidikan.
Bagi orang tua peserta didik di desa ini pendidikan cukup apa adanya saja, tidak perlu sekolah terlalu tinggi karena dapat menghabiskan waktu dan uang.
Jadi, hanya sebagian kecil saja yang berminat untuk melanjutkan pendidikan ke S-1 dan berkeinginan menjadi prajurit TNI.
Hal ini juga terbukti ketika proses belajar- mengajar di sekolah, banyak di antara siswa yang jarang hadir atau terlambat datang ke sekolah.
Alasannya sama: membantu orang tua kerja melaut, sehingga tak sempat pergi ke sekolah.
Baca juga: Bener Meriah Kembangkan Destinasi Wisata Baru
Inilah tantangan guru di sini dalam mendidik bukan saja siswanya, tapi lebih utama memberikan pemahaman kepada wali siswa tentang betapa pentingnya pendidikan terhadap anak.
Berbagai metode harus diujicobakan oleh guru agar proses pendidikan berlangsung sebagaimana mestinya.
Bukan itu saja, akses jaringan internet belum tersedia di desa ini, sehingga proses belajar masih menggunakan media buku saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nendisyah-putra-guru-bahasa-indonesia-smp-negeri-2-pul.jpg)