Breaking News:

Ulang Tahun Kota Sabang ke-57, Ini 5 Rekomendasi Wisata Sabang yang Wajib Dikunjungi 

Berikut Serambinews.com rangkum 5 rekomendasi wisata di Sabang yang wajib dikunjungi jika berkunjung ke Ujung Barat Indonesia ini.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBI/HENDRI
Gua Sarang, salah satu rekomendasi wisata Sabang yang wajib Anda kunjungi. 

Ulang Tahun Kota Sabang ke-57, Ini 5 Rekomendasi Wisata Sabang yang Wajib Dikunjungi 

SERAMBINEWS.COM - Dalam rangka ulang tahun kota Sabang ke-57 pada tahun 2022 ini, berikut Serambinews.com rangkum 5 rekomendasi wisata Sabang yang wajib dikunjungi jika berkunjung ke Ujung Barat Indonesia ini.

Berencana pergi berlibur untuk menghilangkan penat setelah sibuk bekerja merupakan ide yang baik.

Untuk berlibur tak perlu jauh-jauh ke luar negeri karena di Indonesia  ada begitu banyak tempat wisata alam yang mengagumkan.

Wisata Sabang bisa jadi rekomendasi tempat wisata yang menyenangkan untuk kamu kunjungi.

Sabang, merupakan salah satu daerah atau kota di Aceh, Indonesia.

Kota ini berupa kepulauan di seberang utara pulau Sumatra, dengan Pulau Weh sebagai pulau terbesar.

Baca juga: Ulang Tahun Kota Sabang ke-57, Ini Sejarah Penamaan Sabang, Berasal dari Kata Bahasa Arab

Kota Sabang merupakan zona ekonomi bebas Indonesia, ia sering disebut sebagai titik paling utara Indonesia, tepatnya di Pulau Rondo.

Sabang terkenal dengan destinasi wisata lautnya yang cantik, jernih, bahkan terkenal dengan kekayaan budayanya.

Nah jika Anda berkunjung ke Kota Sabang, berikut rekomendasi lima wisata yang ada di Kota Sabang dilansir Serambinews.com dari berbagai sumber.

1. Desa Wisata Iboih

Desa Wisata Iboih
Desa Wisata Iboih (Jadesta.kemenparekraf.go.id)

Desa Wisata Iboih merupakan desa wisata yang dikelola oleh seluruh elemen masyarakat.

Desa yang letaknya paling ujung barat indonesia ini memiliki Tugu Kilometer Nol yang menjadi titik awal dimulainya Republik Indonesia.

Tak hanya tugu Kilometer Nol, Desa Wisata Iboih juga memiliki ragam atraksi alam lainnya yang sudah dikenal luas hingga ke mancanegara.

Baca juga: Kasus Korupsi Dana Desa Aneuk Laot Sabang Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh

Dilansir dari laman Jadesta.kemenparekraf.go.id, aktivitas yang paling diminati di Desa Wisata Iboih ini adalah snorkeling bersama ikan-ikan kecil di Pulau Rubiah yang memiliki air tenang dan jernih.

Aktivitas snorkling ini dapat dinikmati sepanjang tahun karena lokasinya yang strategis di tengah teluk.

Spot divingnya pun merupakan salah satu spot terbaik di dunia.

Aktivitas diving di Desa Wisata Iboih sudah dimulai sejak tahun 80an oleh wisatawan asing asal Eropa dan Australia yang mencari lokasi diving asli yang belum ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Wisatawan di Pulau Rubiah, Sabang. Pulau Rubiah Sabang dikenal keindahan alam bawah laut, sehingga banyak wisatawan yang menyelam menggunakan snorkling di sini. Foto direkam, Minggu (8/5/2022)
Wisatawan di Pulau Rubiah, Sabang. Pulau Rubiah Sabang dikenal keindahan alam bawah laut, sehingga banyak wisatawan yang menyelam menggunakan snorkling di sini. Foto direkam, Minggu (8/5/2022) (Serambinews.com/Aulia Prasetya)

Gugusan batu karang dan jenis ikan karang yang indah laksana Raja Ampat pun ada di Desa Wisata Iboih.

Lokasi objek wisata Gua Sarang merupakan lokasi sempurna untuk berfoto di antara batu karang dan deburan ombak dari laut berwarna toska.

Baca juga: Kalahkan Sabang dan Tamiang, Regu Fahmil Quran Pidie Melaju ke Semifinal di Arena MTQ Bener Meriah

Namun, atraksi wisata paling diminati saat ini dan jarang dijumpai di tempat lain adalah melihat lumba-lumba yang berenang bebas di Laut Iboih.

Lumba-lumba jinak ini dengan ceria mendekati boat jika didatangi saat matahari terbit.

Para wisatawan domestik dan mancanegara juga bisa menikmati atraksi lainnya seperti bermain kayak dipantai Gapang, melakukan kegiatan outbond di objek wisata Beu Ceubeh dan lain-lain.

2. Desa Wisata Aneuk Laot 

Desa Wisata Aneuk Laot 
Desa Wisata Aneuk Laot  (Jadesta.kemenparekraf.go.id)

Desa Wisata Aneuk Laot merupakan Desa Wisata yang berbasis Budaya.

Desa Wisata Aneuk Laot memiliki beraneka ragam budaya yang masih terpelihara saat ini.

Membuat kue Tradisional KeuKarah, yang merupakan kue sebagai isi talam saat mempelai laki laki ( antat Linto ) ke rumah mempelai wanita. Saat ini masih di jumpai di desa. Kegiatan ini di jadikan atraksi wisatawan yang berkunjung ke Desa.

Baca juga: Kejari Sabang Sosialisasikan Aspek Hukum Dana BOS

Belajar menabuh rapaii bukan suatu yang mudah, ketukan yang menghasilkan irama serta goyangan badan penabuh membuat tradisi ini menjadi menarik, ini di ajarkan di desa untuk wisatwan yang ingin menpunyai pengalaman menarik.

Desa yang memiliki Danau terbesar di kota sabang, membuat suasana makin sejuk dan asri, yang di kelilingi oleh hutan lindung. Danau merupakan wisata alam yang masih asri.

3. Desa Wisata Jaboi 

Desa Wisata Jaboi
Desa Wisata Jaboi (Jadesta.kemenparekraf.go.id)

Sabang juga memiliki destinasi wisata ekstrem bagi pengunjung yang memiliki jiwa petualang.

Seperti di gunung berapi yang masih aktif di Jaboi.

Dikutip dari Jaboi.gampong.id, gunung berapi Jaboi ini terletak di desa Jaboi, Kecamatan sukajaya atau 15 kilometer dari kota sabang.

Gunung berapi jaboi ini tidak terlalu tinggi. hanya 200 mdpl, tetapi pengunjung bisa menikmati pemandangan yang cukup indah.

Baca juga: Pelanggan ‘Bernyanyi’, Honorer Pemko Sabang Tak Berkutik Saat Digerebek, 11 Paket Sabu Disita

Ketika mulai memasuki lokasi wisata, pengunjung langsung bisa mencium bau menyengat yang muncul dari kawah gunung, hal ini disebabkan karena adanya fluida yang keluar dan mengeluarkan zat seperti CO2, SO2, HCL, dan berbagai zat lainnya yang menimbulkan bau menyengat.

Pengunjung juga bisa menikmati keindahan kawah yang masih aktif.

Di sekitaran kawah tersebut pengunjung bisa melihat aliran air panas yang memiliki kandungan asam sulfat, asam bikarbonat, dan sulfur.

4. Gua Sarang Sabang

Suasana lokasi liburan di Gua Sarang, Sabang, Sabtu (6/6/2020). Sejumlah objek wisata pantai di Sabang mulai terbuka untuk umum, namun sepi pengunjung dampak dari pandemi Covid-19.
Suasana lokasi liburan di Gua Sarang, Sabang, Sabtu (6/6/2020). Sejumlah objek wisata pantai di Sabang mulai terbuka untuk umum, namun sepi pengunjung dampak dari pandemi Covid-19. (SERAMBI/HENDRI)

Destinasi Wisata Gua Sarang adalah salah pilihan spot wisata eksotis yang ditawarkan di Pulau Weh, Aceh.

Wisata ke Gua Sarang di Pulau Weh akan memberi sensasi liburan tersendiri.

Gua ini terletak di kaki tebing dan perbukitan hutan lindung Pulau Weh yang menjorok ke laut biru.

Baca juga: 200 Mahasiswa Unmuha Aceh Diterjunkan ke 18 Desa di Sabang untuk Kuliah Kerja Nyata

Tepatnya di Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, berada di antara Pantai Pasir Putih dan Lhong Angen.

Di sepanjang perjalanan menuju Gua Sarang, pengunjung akan ditemani oleh deburan suara ombak lautan, suara nyanyian burung yang berada di kawasan hutan lindung, dan pengunjung akan mendapati kelelawar menari-nari di atas langit sepanjang jalan.

Udara yang segar, hutan yang terjaga, pantai yang indah adalah kombinasi komplit yang selalu ditawarkan oleh hampir setiap lokasi wisata di Sabang, Aceh.

5. Tugu Nol Kilometer Sabang

Menteri Agama RI periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin saat sampai di Titik Nol Kilometer Indonesia di Sabang, pada Selasa (28/9/2021).
Menteri Agama RI periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin saat sampai di Titik Nol Kilometer Indonesia di Sabang, pada Selasa (28/9/2021). (Foto: Instagram Lukman Hakim Saifuddin)

Tugu Nol Kilometer Indonesia yang berada di ujung Pulau Weh tepatnya di Ujoeng Ba’u merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib di kunjungi bila ke Kota Sabang.

Dikutip dari laman BPKS, Bangunan yang menjadi iconic tersebut direvitalisasi oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Pada tahun 2014.

Di tugu ini, Anda bisa menikmati suasana pantai dari atas ketinggian.

Melihat hamparan birunya air laut. 

Anda juga bisa menikmati rujak khas Aceh yang tidak jauh dari kawasan nol kilometer.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga berita lainnya

Baca juga: Aceh Terima 1.600 Dosis Vaksin PMK dari Kementan RI, Disnak Aceh Kirim Ke 6 Kab/Kota Ini

Baca juga: Foto Masa Lalu Erayani Tersebar, Dulu Feminin Kini Pura-pura Jadi Laki-laki hingga Nikahi Wanita

Baca juga: Gegara Terbuai Janji Manis, Janda Kaya Berumur Ini Malah Kehilangan Harta, Dikuras Oleh Pria Idaman

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved