Breaking News:

Salam

Harga BBM Naik Tak Tepat Waktu

Aksi unjuk rasa menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM mulai marak di beberapa kota

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ SAIFUL BAHRI
Salsabila bacakan puisi Tiada Keadilan saat demo tolak kenaikan garga BBM di depan gedung DPRK Lhokseumawe, Selasa (30/8/2022). 

Aksi unjuk rasa menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM mulai marak di beberapa kota.

Dua hari lalu setidaknya ada dua demo yang dilakukan di DPR-RI oleh para sopir ojek online dan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

"Menaikkan harga BBM di tengah kondisi pandemi merupakan perbuatan yang menyakiti hati rakyat.

Kenaikan harga BBM harus dilawan," pekik orator dari HMI.

Dalam demo ini setidaknya ada tiga tuntutan.

Yakni, menolak kenaikan harga BBM, tolak kenaikan tarif listrik, dan lawan serta berantas mafia migas.

Hal senada juga disuarakan dalam beberapa demo yang digelar di daerah berbeda.

Menyusul rencana penaikan harga BBM subsidi pertalite dan solar, para pengusaha moda transportasi juga sudah menyiapkan tarif baru yang tentu saja sangat membebani masyarakat kelas menengah ke bawah.

Dan, penaikan harga BBM itu dinilai para operator angkutan umum sebagai keputusan yang tidak bijak.

Pemerintah diminta tidak menaikkan harga BBM, tapi yang paling penting adalah memperjelas siapa yang berhak memakai BBM bersubsidi.

Baca juga: Kapan Pemerintah akan Naikkan Harga BBM Subsidi? Akankah Naik 40 Persen? Ini Penjelasan Pertamina

Baca juga: Lantang, Suara Salsabila Baca Puisi Tiada Keadilan Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Lhokseumawe

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved