Internasional

Serangan Pisau Dapur di Las Vegas Tewaskan Dua Orang dan Tiga Kritis

Seorang pria bersenjatakan pisau dapur menusuk warga yang sedang berjalan di Las Vegas Strip, Amerika Serikat (AS).

Editor: M Nur Pakar
AFP
Polisi menutup jalur Las Vegas Strip, Amerika Serikat seusai serangan pisau dapur ke pejalan kaki. 

“Penduduk lokal dan turis menjadi korban kejahatan ini,” kata Lombardo.

Saksi mata kepada stasiun TV Las Vegas mengatakan beberapa korban tampaknya gadis tanggung atau artis jalanan yang berfoto dengan turis.

Tersangka memberi tahu seorang wanita, dia adalah seorang koki yang ingin berfoto dengan beberapa gadis itu dengan pisaunya.

Tetapi dia mulai menikam orang ketika kelompok itu menolak tawaran pria itu, kata wanita itu kepada KTNV.

Jason Adams mengatakan menyaksikan serangan terhadap seorang gadis.

Baca juga: HRW Temukan Bukti Pasukan Keamanan Gunakan Senjata Redam Demonstran

"Pria ini datang, berlari, dan mulai menikam wanita ini di depan saya dan berlari sekitar eskalator dan mencoba bangun di bawah jembatan dan pacarnya berusaha membantunya," kata Adams.

Dia menambahkan serangan itu terjadi. sangat cepat.

Pierre Fandrich, seorang turis dari Kanada, mengatakan tidak melihat tersangka penikaman saat dia berjalan di sepanjang jalan.

Tapi dia mendengar tiga atau empat gadis tertawa, dan ternyata itu teriakan.

Fandrich mengatakan ia melihat banyak darah ketika seorang wanita berlari melintasi jembatan.

Bahkan, satu tergeletak di tanah, dan yang lainnya memiliki luka tusukan di punggungnya dia mencoba membantu wanita yang jatuh itu.

Fandrich juga mengira salah satu korban jatuh dari jembatan karena ada begitu banyak darah di tanah.

Baca juga: Pasukan Keamanan Otoritas Palestina dan Gerilyawan Akhirnya Sepakati Gencatan Senjata

Gubernur Demokrat Steve Sisolak memposting pesan di media sosial yang mengatakan, “Hati kami bersama semua yang terkena dampak tragedi ini.”

“Di tingkat Negara Bagian, kami akan terus bekerja dengan mitra dalam penegakan hukum untuk menyediakan sumber daya di lapangan," ujarnya.

"Kami akan memastikan Las Vegas Strip tetap menjadi tempat yang aman dan ramah untuk dikunjungi semua orang,” kata Sisolak.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved