Kupi Beungoh
Bom Atom Inggris di Asia
Sementara bom atom yang diwariskan Inggris di Asia lainya adalah bertujuan untuk menciptakan konflik berkepanjangan sepeninggalan kekuasaannya
Kashmir adalah wilayah yang terletak diantara persimpangan kekuatan besar di Asia Tengah, dimana India memiliki 1,2 miliar penduduk, Cina memiliki 1,4 miliar penduduk dan Pakistan memiliki 260 juta penduduk.
Ketiga negara ini adalah kekuatan nuklir di Asia. Jika konflik nuklir meletus, maka dapat dipastikan Benua Asia Tengah akan rata dengan tanah. Duch.
Disisi lain, jika konflik antara India dengan Pakistan menguat, maka isu Kashmir akan dimainkan Inggris.
Salah satu bentuk nyata intervensi Inggris dalam masalah Kashmir adalah dengan menjadikan wilayah Islam ini sebagai bagian dari India yang mayoritasnya adalah Hindu.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Inggris dalam menanamkan bom atom di Asia Tengah untuk memancing konflik antara India dan Pakistan.
Baca juga: Kasus Penyelundupan Rohingya, Penyidik Serahkan Berkas Wakil Kapten dan Teknisi Mesin ke Jaksa
Perlu diketahui, sebelumnya Kashmir adalah wilayah yang berdiri sendiri pada tahun 1947, sama
seperti India dan Pakistan yang sama- sama mendapatkan kebebasan dari Inggris Raya pada 15
Agustus 1947.
Selain Kashmir, bom atom Inggris lainya adalah wilayah Pattani di Selatan Thailand, Asia Tenggara.
Pattani pada dasarnya adalah bagian dari wilayah Kedah, Malaysia. Lalu, oleh Inggris dikasih ke Thailand yang beragama mayoritas Budha.
Inggris adalah orang yang mendorong Thailand untuk mengambil Pattani dari Malaysia. Langkah ini sengaja dilakukan untuk menciptakan konflik antara ummat Muslem dan Budha di negeri Gajah Putih tersebut sampai dengan hari ini.
Perlu diketahui, Pattani pada awalnya adalah sebuah Kesultanan dengan wilayah kekuasaannya meliputi:, Yala, Narathiwat, Songkhala, Kelantan, Trengganu, hingga Petaling.
Keberadaan Pattani menjadi penting dalam proses Islamisasi di Selatan Thailand tersebut, awalnya Pattani menjadi satu-satunya kota pelabuhan dan pusat perdagangan Islam di perairan laut China Selatan masa itu.
Kerajaan ini dianggap sebagai kelanjutan dari Kerajaan Langkasuka yang beragama Hindu Budha yang berada di wilayah timur Semenanjung Malaya antara Senggora (Songkhala) dan Kelantan.
Kesultanan Pattani muncul sebagai kerajaan yang memiliki kekuatan politik dan ekonomi yang stabil dan kuat pada masa itu.
Wilayah Johor, Pahang, dan Kelantan diintergrasikan ke dalam wilayah kekuasaan Pattani.
Selanjutnya adalah Brunei Darussalam, sebuah negara kecil di utara Kalimantan dengan luas wilayahnya mencapai 5. 800 km dengan jumlah penduduknya sekitar 85. 000 ribu jiwa.
| Dari Thaif ke Aceh: Makna Isra Mikraj di Tengah Bencana |
|
|---|
| Jaga Marwah USK: Biarkan Kompetisi Rektor Bergulir dengan Tenang dan Beradab |
|
|---|
| Banjir Aceh yang Menghapus Sebuah Kampung |
|
|---|
| Serambi Indonesia Cahaya yang tak Padam di Era Digital |
|
|---|
| Ekoteologi Islam: Peringatan Iman atas Kerusakan Lingkungan dan Bencana Ekologis Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Muhammad-Nur_dosen-Sejarah-Universitas-Serambi-Mekkah-Banda-Aceh_2023_.jpg)