Kupi Beungoh
Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah, APBA, PON, dan Pilkada
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Bustami Hamzah, SE, M.Si resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Aceh oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
Oleh Mulyadi Nurdin, Lc, MH*)
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Bustami Hamzah, SE, M.Si resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Aceh oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, di Jakarta, Rabu 13 Maret 2024.
Sejumlah Pekerjaan Rumah sudah menunggu di depan mata, antara lain pengesahan APBA, even Pekan Olah Raga Nasional (PON), serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Masyarakat menaruh ekspektasi besar di Pundak Pj Gubernur Aceh, tak terkecuali para ASN dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Aceh.
Menurut informasi yang beredar, tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Aceh belum menerima gaji sejak Januari 2024 karena belum disahkannya APBA.
Sedangkan kebutuhan rumah tangga dan belanja terus berjalan, apalagi di bulan puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri.
Pelantikan Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh membawa harapan tersendiri bagi rakyat Aceh mengingat hubungannya yang harmonis dengan DPRA.
Keharmonisan antara eksekutif dan legislatif sangat penting dalam banyak hal terutama pembahasan anggaran, rakyat Aceh berharap di tangan Pj Gubernur baru hubungan itu semakin kuat.
Baca juga: Terima kasih Achmad Marzuki
Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah tinggal membuktikan bahwa keharmonisan itu dapat mempercepat proses pengesahan APBA tahun 2024, serta pengesahan tepat waktu untuk anggaran berikutnya seperti APBA Perubahan 2024, serta APBA tahun 2025.
Ekonomi Aceh sangat bergantung pada APBD, jika APBD terlambat disahkan maka dampaknya sangat besar pada masyarakat.
Tugas Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah tidak hanya sebatas APBA, tetapi banyak aspek pembangunan yang harus ditangani.
Termasuk sejumlah agenda nasional di depan mata yang harus disukseskan seperti PON dan Pilkada.
Tahun ini PON sebagai ajang olah raga bergengsi di tingkat nasional, Aceh menjadi tuan rumah bersama dengan Provinsi Sumatera Utara.
Sedangkan Pilkada serentak yang akan digelar pada bulan November 2024 akan menjadi ajang pemilihan Gubernur dan Bupati/Walikota se-Aceh.
Baca juga: Selamat Bertugas Bustami Hamzah
Sebagai agenda nasional, Pilkada juga harus berlangsung aman dan kondusif, sehingga memerlukan energi yang besar dari seluruh stakeholders.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kabag-humas-pemkab-pidie-mulyadi-nurdin.jpg)