Kupi Beungoh
Perang Sabil Aceh, Seksualitas dalam Hikayat Prang Sabi
Selain strategi menggunakan pertempuran alusista, perang semesta juga menanamkan sebuah ideologi untuk memotivasi para pejuang.
Lazat maken han djeut kheun kri
Baca juga: Profil Said Abdullah Jadi Caleg dengan Suara Tertinggi se-Indonesia, Kalahkan Puan dan Ibas
(Sangat lezat, sehingga tidak bisa diungkapkan)
Keuperoemoh bintang tjanden
(Kemudian akan diberikan Bidadari sebagai Istri)
Rupa licen budiadari
(Bidadari itu memiliki rupa cantik)
Tudjoeh ploh droe yang khidmat
(Dan terdapat tujuh puluh Bidadari yang akan melayani)
Rupa jroh that hana sakri
(Rupa mereka sangat cantik yang tiada ganti)
Ta ngieng mantong ka sep lazat
(Melihatnya saja sudah sangat puas)
Hanpeu ta mat dengoen djari
(Tanpa menyentuhnya dengan jari)
Nyanduem boeloeeng neubri le Allah
| Bukan Mafia Sitasi, Ini Jejaring Ilmu: Tanggapan untuk Teuku Muhammad Jamil |
|
|---|
| Nasehat Imam Al-Ghazali dan Cermin Kepemimpinan di Aceh |
|
|---|
| Ketika Tendik Cemburu pada Dosen: Akademik Tergadai dan Kebebasan Terancam |
|
|---|
| Luka yang tak Terlihat: Memahami Burnout dalam Tubuh Kita |
|
|---|
| Hipertensi Dulu Penyakit Orang Tua, Kini Darurat pada Anak Muda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Arifin-soal-perang-sabil.jpg)