Kupi Beungoh

Kurban Sehat Umat Sejahtera

Proses penyembelihannya masih tradisional, serba darurat, apa adanya dan kerap mengabaikan aspek higienitas, kesehatan lingkungan dan kesejahteraan

Editor: Yeni Hardika
FOR SERAMBINEWS.COM
Azhar Abdullah Panton, Dokter hewan/pemerhati masalah kesehatan masyarakat veteriner. 

Berikutnya, proses penyembelihan harus sempurna dan sekaligus menggunakan pisau yang tajam dengan sekali tarikan di bagian belakang jakun.

Sayatan pisau harus memutuskan tiga urat leher utama yaitu al-mari’ (kerongkongan/esofagus), al-hulqum (batang tenggorok/trakea) dan al-wadadjan (pembuluh nadi leher/vena jugularis dan arteri karotis).

Lalu darah dibiarkan mengucur sempurna hingga hewan benar-benar mati.

Kematian ditandai dengan hilangnya efek kornea (kurang lebih dua menit).

Baca juga: Melirik Jamu sebagai Warisan Budaya Bangsa

Waspadai kerusakan daging

Daging adalah bahan pangan yang mudah rusak dan berpotensi mengandung bahaya.

Oleh sebab itu daging harus ditangani dengan baik dan higienis.

Jika penanganannya tidak benar, maka berpotensi menyumbangkan ribuan kuman per menit.

Sejatinya setiap hewan kurban adalah sehat dan bebas penyakit, karena pekurban pasti memilih hewan sehat dan terbaik sebagai salah satu syarat diterimanya ibadah kurban.

Namun kualitas daging kurban akan rendah jika perlakuan dan proses penyembelihannya tidak standar.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain: hewan harus cukup istirahat (minimal 12 jam, lebih baik 24 jam), tidak diperlakukan kasar, dipuasakan 12 jam (air minum tetap diberikan), dan tidak stres.

Sebelum dan saat penyembelihan hewan harus dalam keadaan tenang dan senyaman mungkin.

Semakin tinggi tingkat stres, kualitas daging yang dihasilkan semakin buruk.

Daging akan cepat membusuk dan tidak layak dikonsumsi.

Berikutnya, memerhatikan beberapa hal dalam menangani daging kurban, antara lain:

  • mencuci tangan sebelum menangani daging dan jeroan,
  • memisahkan daging dan jeroan,
  • mencegah terjadinya pencemaran dan kontaminasi,
  • daging dimasukkan dalam plastik bening  yang bersih dan aman (food grade), serta 
  • tidak dicampur dengan jeroan dan tulang.

Untuk menjamin paket kurban tetap segar, hendaknya sudah dibagikan kurang dari lima jam setelah penyembelihan. 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved