Kupi Beungoh
Bola Liar Politik Aceh
Di media massa terlihat Tu Bulqaini tampil “membai’at” Syech Fadhil dan Om Bus untuk meneruskan tongkat estafet almarhum Tu Sop
Editor:
Muhammad Hadi
Akhirnya penentuan pemenang dan menjadi gubernur dan wakil gubernur definitif sangat tergantung pada kecerdasan dan kedewasaan masyarakat Aceh dalam berpolitik, bagaimana melihat dan mencermati potensi dari masing-masing paslon sebagai pemimpin yang mampu membawa Aceh lebih sejahtera, bermartabat dan beradab, semoga.
*) PENULIS adalah Akademisi Darussalam
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI
Berita Terkait: #Kupi Beungoh
| Dari Thaif ke Aceh: Makna Isra Mikraj di Tengah Bencana |
|
|---|
| Jaga Marwah USK: Biarkan Kompetisi Rektor Bergulir dengan Tenang dan Beradab |
|
|---|
| Banjir Aceh yang Menghapus Sebuah Kampung |
|
|---|
| Serambi Indonesia Cahaya yang tak Padam di Era Digital |
|
|---|
| Ekoteologi Islam: Peringatan Iman atas Kerusakan Lingkungan dan Bencana Ekologis Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Muhibuddin-Hanafiah_Akademisi-UIN-Ar-Raniry-Darussalam-Banda-Aceh.jpg)