Jurnalisme Warga
Menyimak ‘Omon-Omon’ Politik Jelang Pilkada Simeulue
Ide-ide bri Kelima kandidat calon bupati dan wakil bupati Simeulue itu adalah putra-putri terbaik Simeulue dan terkenal ketokohan mereka di kalangan m
Bisa jadi mungkin obrolan politik yang saya simak itu, menjadi bukti autentik kepekaan dan dinamika politik warga terhadap arti pentingnya pesta demokrasi, wa bil khusus pemilihan Bupati Simeulue.
Publik Simeulue berharap dalam pemilihan kali ini akan lahir sosok pemimpin yang berkarakter jujur, merakyat, dan melayani dengan sepenuh hati, mengutamakan pemenuhan kesejahteran masyarakat, tidak primordial dan tidak pula berwatak egois.
Akhirnya, kita semua menaruh harapan semoga perhelatan pesta demokrasi ini tidak menabuh gendang kegaduhan. Berbeda pilihan politik itu hal biasa, tetapi berbeda bukan berarti terputusnya ukhuwah, melainkan berbeda untuk bersama.
Selayaknya pilkada ini tidak terpasung oleh ‘peukaten-peukaten’ yang cenderung mencederai peradaban berdemokrasi itu sendiri. Pilkada tapeukong, Aceh mulia. Semoga! (*)
Jurnalisme Warga
Penulis JW
Menyimak Omon-Omon Politik Jelang Pilkada Simeulue
Pilkada Simeulue 2024
ALEX ARAO
| Ketika Manusia Mengagungkan AI, Terjadilah Pergeseran Nilai Agama dan Sosial |
|
|---|
| Lima Tahun UBBG, Kampus Bermutu dan Maju, Refleksi Dies Natalis Ke-5 |
|
|---|
| Layar yang Mengubungkan Kita |
|
|---|
| Asyiknya Belajar Alam di Sungai Lhok Buloh |
|
|---|
| Kepedulian Bupati Syech Muharram terhadap Aksara Arab Melayu melalui Program ‘Beut Kitab bak Sikula’ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ALEX-ARAO-OKE.jpg)