Pilkada Aceh 2024

HRD Minta Warga Pilih Mualem-Dek Fadh dan Murdani-Muhaimin Untuk Bireuen

Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) serentak seluruh Indonesia akan berlangsung pada 27 November 2024 ini.

Penulis: IKL | Editor: Muhammad Hadi
for Serambinews
Abu Mudi bersama pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh), paslon Bupati Bireuen Murdani Yusuf - Abdul Muhaimin ikut menghadiri maulid akbar dan syukuran yang digelar Anggota Komisi V DPR RI, H Ruslan M Daud S.E, M.A.P atau akrab disapa HRD, di Komplek Meuligoe Residen, Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Minggu (13/10/2024). 

HRD : Harapan saya agar mereka bisa membawa kesejahteraan bagi rakyat Aceh. Jika mereka dipercaya oleh rakyat, saya ingin mereka mengingat janji-janji mereka hari ini, dan bisa mewujudkannya ketika berkuasa kelak. 

Saya berharap mereka bisa menciptakan pemerintahan yang bersih dan adil. Jika Pemerintah Aceh bersih dan adil, Aceh baru ada kesempatan untuk menaikkan levelnya seperti provinsi lain.

9.  Apa pesan dan kesan HRD untuk Mu'Min dan Mualem-Dek Fadh?

HRD : Pesan saya terus bekerja keras merangkul dan meyakinkan masyarakat bahwa perjuangan mereka adalah perjuangan untuk perbaikan dan kebaikan masyarakat secara keseluruhan. 

Pesan saya kepada pasangan Mu'Min dan Mualem-Dek, jika Allah mengizinkan dan terpilih, perbaiki Bireuen dan Aceh dan melaksanakan komitmen visi dan misi yang sudah dibuat.

10.   Apa harapan HRD agar Pilkada 2024 berjalan aman dan Jurdil ?

HRD :  Penyelenggara Pilkada harus bersikap adil dan netral, tidak memihak dan jangan membiarkan praktik kecurangan terjadi, dalam bentuk apapun. Ini karena memang mereka digaji dengan uang rakyat, sudah semestinya mereka tidak mengkhianati rakyat.

 Jika juri sudah ikut bermain, sportivitas tidak mungkin lagi bisa diharapkan. Kita pun sangat berharap kepada pemerintah di semua level dan penegak hukum dan secara bersama menjaga Bireuen dan Aceh tercinta ini supaya tidak dirusak oleh money politic.

Begitu juga kepada rakyat, saya berharap mereka tidak lagi mementingkan keuntungan sesaat, jangan mau dibodohi dengan uang seratus atau dua ratus ribu. 

Baca juga: Ribuan Warga Peusangan Selatan Hadiri Kunker HRD di Tanjong Beuridi

Saya rasa mereka sudah cukup cerdas untuk bisa menimbang dan melihat bagaimana kondisi saat ini. Jaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat serta jauhkan dari konflik SARA (Suku Ras dan Agama). 

Akhir kata, saya ingin berpesan bahwa “jangan pilih pemimpin yang hanya menawarkan anda uang receh seratus-dua ratus ribu hanya sekali untuk lima tahun, tapi carilah pemimpin yang bisa memberikan solusi dan strategi atas berbagai persoalan supaya masyarakat mudah mencari uang/ekonomi untuk 5 tahun ke depan”. (ikl)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved