Rabu, 22 April 2026

Konflik Suriah

Paus Fransiskus Serukan Perdamaian antar Agama di Suriah: Hidup Dalam Damai dan Aman di Tanah Mereka

Saya berdoa agar rakyat Suriah dapat hidup dalam damai dan aman di tanah air tercinta mereka dan agar agama-agama yang berbeda dapat berjalan bersama

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
AFP
Paus Fransiskus menyerukan perdamaian dan rasa saling menghormati di antara komunitas agama di Suriah. 

Paus Fransiskus Serukan Perdamaian antar Agama di Suriah: Hidup Dalam Damai dan Aman di Tanah Air Mereka

SERAMBINEWS.COM - Paus Fransiskus menyerukan perdamaian dan rasa saling menghormati di antara komunitas agama di Suriah.

Pernyataan ini muncul dalam audiensi umum mingguan di Vatikan pada Rabu (11/12/2024) setelah penggulingan Presiden Bashar al-Assad oleh pemberontak.

Paus Fransiskus menyampaikan harapannya agar rakyat Suriah dapat menemukan kedamaian di tanah air mereka.

“Saya berdoa agar rakyat Suriah dapat hidup dalam damai dan aman di tanah air tercinta mereka dan agar agama-agama yang berbeda dapat berjalan bersama dalam persahabatan dan saling menghormati demi kebaikan bangsa yang menderita akibat perang selama bertahun-tahun,” katanya.

Seruan ini muncul di tengah upaya internasional untuk memulihkan stabilitas di Suriah, yang selama lebih dari satu dekade dilanda konflik yang menghancurkan. 

Pada hari yang sama, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel sebagai dalang utama di balik jatuhnya rezim Bashar al-Assad di Suriah

Dalam komentar pertamanya sejak kejatuhan pemimpin Suriah itu, Khamenei mengklaim bahwa Teheran memiliki “bukti” yang mendukung tuduhan tersebut.

“Apa yang terjadi di Suriah merupakan hasil dari rencana bersama AS dan rezim Zionis (Israel),” ujar Khamenei, Al Jazeera melaporkan, Rabu (11/12/2024). 

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah dari beberapa negara tetangga Suriah, termasuk Turki, turut memainkan peran dalam penggulingan Assad.

"Ya, pemerintah tetangga Suriah berperan dan sedang memainkan peran yang jelas dalam hal ini. Kami melihat ini," katanya dalam sebuah pertemuan di Teheran, mengacu pada Turki.

Namun Khamenei kembali menekankan bahwa “konspirator utama” adalah AS dan Israel.

Penggulingan rezim Bashar al-Assad di Suriah diperkirakan akan membawa dampak besar bagi kawasan Timur Tengah dan dunia. 

Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy mengatakan penggulingan Bashar al-Assad di Suriah merupakan penghinaan, bukan hanya bagi presiden yang digulingkan itu sendiri, tetapi juga bagi rezim Rusia dan Iran yang mendukungnya.

Belum ada keputusan yang dibuat mengenai apakah pemerintah Inggris akan menghapus Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dari kelompok pemberontak dan daftar kelompok teroris terlarang.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved