Konflik Suriah
Mesir Perintahkan Deportasi Warga Suriah yang Merayakan Jatuhnya Rezim Assad
Pada hari Minggu, Eipr mengatakan bahwa tiga warga Suriah yang ditahan, masih ditahan oleh polisi, kini menghadapi deportasi.
“Pemulangan paksa akan membuat mereka menghadapi risiko yang signifikan, seperti yang disorot oleh UNHCR, yang menyarankan agar Suriah tidak dianggap sebagai negara yang aman untuk pemulangan pengungsi,” pernyataan itu menambahkan.
“Eipr juga mendesak Kantor Kejaksaan Umum dan lembaga penegak hukum untuk mematuhi hukum yang berlaku dan komitmen Mesir berdasarkan perjanjian internasional tentang hak-hak pengungsi dan pencari suaka,” katanya.
“Perjanjian ini melarang menempatkan pengungsi dan pencari suaka dalam situasi yang membahayakan, memulangkan mereka secara paksa ke negara asal, atau mendeportasi mereka ke wilayah yang membahayakan keselamatan dan nyawa mereka.”
Warga Suriah merupakan separuh dari populasi pengungsi dan pencari suaka di Mesir. Sebanyak 136.700 pengungsi Suriah terdaftar di UNHCR di Mesir pada bulan Desember 2021.(*)
| Suriah Bersihkan Pejuang dari Kota Druze, Suwayda, Presiden Umumkan Gencatan Senjata |
|
|---|
| Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa Tuduh Israel Inginkan Kekacauan dan Kehancuran |
|
|---|
| Suriah Tarik Pasukan dari Sweida, Israel Besumpah Bela Sekutu Druze |
|
|---|
| Suriah Bergolak Lagi, Israel Mengebom Suwayda di Suriah Selatan, Berdalih Lindungi Sekutu Druze |
|
|---|
| Israel Serang Pangkalan Militer Suriah Menewaskan Militan Bersenjata, Melukai Puluhan Sipil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kelompok-bersenjata-oposisi-Suriah-yang-menumbang-rezim-Bashar-al-Assad.jpg)