Kamis, 28 Mei 2026

Konflik Suriah

Mesir Perintahkan Deportasi Warga Suriah yang Merayakan Jatuhnya Rezim Assad

Pada hari Minggu, Eipr mengatakan bahwa tiga warga Suriah yang ditahan, masih ditahan oleh polisi, kini menghadapi deportasi.

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
the national/tangkap layar/kredit foto: Reuters
Kelompok bersenjata oposisi Suriah yang menumbang rezim Bashar al-Assad. Sumber keamanan Suriah mengatakan sebagian besar kelompok bersenjata di Lebanon memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli senjata tentara Suriah. 

“Pemulangan paksa akan membuat mereka menghadapi risiko yang signifikan, seperti yang disorot oleh UNHCR, yang menyarankan agar Suriah tidak dianggap sebagai negara yang aman untuk pemulangan pengungsi,” pernyataan itu menambahkan.

“Eipr juga mendesak Kantor Kejaksaan Umum dan lembaga penegak hukum untuk mematuhi hukum yang berlaku dan komitmen Mesir berdasarkan perjanjian internasional tentang hak-hak pengungsi dan pencari suaka,” katanya.

“Perjanjian ini melarang menempatkan pengungsi dan pencari suaka dalam situasi yang membahayakan, memulangkan mereka secara paksa ke negara asal, atau mendeportasi mereka ke wilayah yang membahayakan keselamatan dan nyawa mereka.”

Warga Suriah merupakan separuh dari populasi pengungsi dan pencari suaka di Mesir. Sebanyak 136.700 pengungsi Suriah terdaftar di UNHCR di Mesir pada bulan Desember 2021.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved