Kamis, 7 Mei 2026

Bingung Mau Tetap Olahraga Tapi Sedang Puasa? Contek Triknya

Menurut Dr. Fadzil Hamzah dari Changi General Hospital (CGH), jumlah olahraga yang ideal selama puasa bergantung pada tingkat aktivitas fisik...

Tayang:
Editor: Nurul Hayati
Foto: IST
Artis Nana Mirdad sedang melakukan olahraga yoga. 

Menurut Dr. Fadzil Hamzah dari Changi General Hospital (CGH), jumlah olahraga yang ideal selama puasa bergantung pada tingkat aktivitas fisik seseorang sebelum Ramadhan.

SERAMBINEWS.COM - Seberapa berat harus berolahraga saat berpuasa?

Menurut Dr. Fadzil Hamzah dari Changi General Hospital (CGH), jumlah olahraga yang ideal selama puasa bergantung pada tingkat aktivitas fisik seseorang sebelum Ramadhan.

Jika sebelumnya tidak aktif berolahraga, maka mulai dengan latihan intensitas rendah dan tingkatkan secara bertahap.

Selain itu, kata Fadzil, usahakan untuk tetap aktif setiap hari, kurangi waktu duduk atau tidak bergerak dalam waktu lama.

Lalu, tambahkan aktivitas fisik dalam rutinitas harian, misalnya berjalan kaki ke pasar daripada naik kendaraan dan hindari tempat ramai dengan memilih rute lebih panjang saat berjalan kaki.

Selain itu, gunakan tangga daripada lift dan lakukan pekerjaan rumah seperti menyapu atau mengepel untuk tetap bergerak.

Sementara, untuk seseorang yang sudah rutin berolahraga, Fadzil menyarankan untuk melanjutkan latihan seperti biasa, tetapi hindari meningkatkan intensitas atau durasi.

Selain itu, fokus pada pemeliharaan kebugaran, bukan meningkatkan performa atau menetapkan rekor pribadi serta mendengarkan tubuh dan sesuaikan intensitas latihan jika merasa lelah.

Baca juga: Tak Perlu Ragu, Ini Sederet Manfaat Puasa Bagi Penderita Asam Lambung

olahraga lari
olahraga lari ()

Kapan waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa?

Menentukan waktu ideal untuk olahraga selama puasa sangat bergantung pada preferensi pribadi.

Namun, berikut ini kelebihan dan kekurangan dari masing-masing waktu latihan:

1. Pagi setelah sahur
Kelebihan: Lebih banyak energi setelah makan sahur
Kekurangan: Risiko dehidrasi karena tidak bisa minum hingga berbuka

2. Sore sebelum berbuka (Iftar)
Kelebihan: Bisa langsung mengisi energi dan cairan saat berbuka
Kekurangan: Minim asupan nutrisi sebelum latihan

3. Malam setelah berbuka (Iftar)
Kelebihan: Bisa minum dan makan sebelum serta setelah latihan
Kekurangan: Bisa mengganggu kualitas tidur jika dilakukan terlalu dekat dengan waktu istirahat

Baca juga: Contek, Rekomendasi Menu Sahur agar Tubuh Tetap Bugar Selama Menjalankan Puasa

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved