Kupi Beungoh
Rendah Penguasaan Teknologi Digital Mahasiswa Membawa Dampak Negatif Pada Kualitas Perkuliahan
Di era teknologi digital, peran dan tanggung jawab mahasiswa sangat dominan sekali, baik dalam kegiatan akademik maupun kegiatan non akademik.
*) Oleh: Dr. H. Herman, M.A
MAHASISWA sebagai sosok yang sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi (PT) dan memiliki peran penting dalam kegiatan perkuliahan, baik dalam kegiatan akademik maupun kegiatan non akademik.
Kegiatan akademik berkaitan langsung dengan proses pembelajaran dan pencapaian tujuan akademik, seperti kegiatan menganjar dosen, kegiatan menyelesaikan tugas kelompok dan mandiri, kegiatan seminar, workshop dan kegiatan sejenis lainnya yang dapat meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilan mahasiswa.
Sedangkan kegiatan non akademik adalah kegiatan yang tidak berhungan secara langsung terhadap pembelajaran dan pencapaian tujuan akademik, seperti kegiatan organisasi kemahasiswaan, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa, olah raga dan seni serta kegiatan sosial kemasyarakatan lain yang dapat memberikan kontribusi kepada Perguruan Tinggi (PT).
Mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk mengikuti peraturan dan tata tertib yang berlaku di Perguruan Tinggi (PT), mengelola waktu dengan baik mungkin supaya beban tugas akademik dan non-akademik yang diembannya dapat dilaksanakan tepat waktu dan sesuai dengan kriteria atau indikator yang telah ditetapkan.
Disamping itu, mahasiswa juga memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan diri yang lebih luas melalui berbagai macam kegiatan akademik dan non akademik di kampus sebagai bekal nanti beradapsi dalam masyarakat dan menghadapi dunia kerja.
Di era teknologi digital, peran dan tanggung jawab mahasiswa sangat dominan sekali, baik dalam kegiatan akademik maupun kegiatan non akademik.
Konon lagi kegiatan akademik dan non kegiatan akademik tersebut tidak lagi dilaksanakan secara konvensional atau manual, akan tetapi dilaksanakan secara terintegrasi dengan tehnologi digital, melalui platform digital, aplikasi digital dan sejenis aplikasi lainnya.
Kemudian, mahasiswa dapat memanfaatkan dan mengakses data dan informasi kegiatan akademik dan non akademik melalui berbagai macam aplikasi atau platform digital yang dirancang di kampus.
Mahasiswa yang memiliki kompetensi, dan keterampilan teknologi digital yang baik, tentu dengan mudah mareka menguasai materi yang diajarkan oleh dosen dan mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kemudian mahasiswa mampu berpikir kritis dan analitis dalam memecahkan masalah, mampu berkomunikasi secara efektif dan efisien dalam berbagai situasi dan konteks.
Selanjutnya mahasiswa dapat menggunakan dan mengakses teknologi digital secara efektif dan efisien serta mampu mengembangkan diri dalam berbagai aspek dalam kehidupan kampus.
Sayangnya, mahasiswa yang rendah penguasaan teknologi digital dapat membawa dampak negatif bagi kemajuan mahasiswa itu sendiri, karena kurang mampu mengfungsikan teknologi digital sehingga membuat mahasiswa tidak mampu:
1) mengakses data dan informasi yang luas dan beragam, baik melalui internet maupun aplikasi lainnya,
2) mengembangkan keterampilan mereka dalam berbagai bidang, seperti penggunaan aplikasi digital, platform digital, dan pengembangan web kampus,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dr-H-Herman-MA-Dosen-STAIN-Teungku-Dirundeng-Meulaboh-01010.jpg)