Senin, 11 Mei 2026

Konflik Suriah

Pemantau HAM: Pasukan Rezim Baru Suriah Bantai 162 Warga Sipil

Rekaman grafis tersebar luas di platform media sosial, mendokumentasikan kejahatan perang yang mengerikan. Beberapa video mendokumentasikan momen bebe

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
RNTV/TangkapLayar
TERAPKAN JAM MALAM - Pasukan rezim baru pemerintahan Suriah saat menangani kerusuhan yang terjadi di wilayah-wilayah yang menjadi basis pendukung Presiden terguling, Bashar Al-Assad, Kamis (6/3/2025). Pasukan Suriah dlaporan menerapkan jam malam di sejumlah wilayah pesisir negara tersebut. 

Kota Al-Haffa, Latakia

7 warga sipil meninggal karena luka tembak parah di kepala atau dada. 

Yahmour, daerah pedesaan Tartus
Dua pemuda yang mencoba melarikan diri dari desa ditembak mati. 

Salhab, daerah pedesaan Hama

Sheikh Shaaban Mansour dan putranya dieksekusi setelah ditahan oleh pihak berwenang, menurut SOHR. 

Perlu dicatat bahwa mayat Syekh Alawi berusia 90 tahun itu ditemukan tergeletak di jalan pada hari Jumat.

Desa Qarfis, Latakia

22 warga sipil tewas dalam serangan yang menargetkan rumah-rumah desa.

SOHR menyerukan masyarakat internasional untuk mengambil tindakan

SOHR menggambarkan tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang berat dan menyerukan masyarakat internasional untuk segera mengambil tindakan dengan mengirimkan tim investigasi khusus untuk mendokumentasikannya. 

Observatory mendesak otoritas Suriah untuk meminta pertanggungjawaban personel keamanan dan pertahanan yang terlibat dalam eksekusi tersebut, dan memperingatkan bahwa "impunitas hanya akan mendorong terulangnya kejahatan seperti itu di masa mendatang, sehingga menimbulkan ancaman serius terhadap stabilitas politik dan sosial Suriah di era pasca-Assad."(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved