Kupi Beungoh
Kolaborasi Lintas Profesi Demi Keselamatan Pasien
dokter, perawat, apoteker, ahli gizi, fisioterapis, bahkan pekerja sosial medis harus saling bersinergi demi keselamatan dan kesejahteraan pasien
Membangun budaya kolaboratif memang butuh waktu dan konsistensi.
Tetapi bila dimulai sejak dini, hasilnya akan menciptakan generasi tenaga kesehatan yang tidak hanya terampil secara klinis, tetapi juga tangguh dalam kerja tim dan berkomitmen terhadap keselamatan pasien.
Di tangan mereka, masa depan sistem kesehatan Indonesia dapat menjadi lebih inklusif, responsif, dan manusiawi.
*) PENULIS adalah Mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca artikel Kupi Beungoh lainnya di SINI
kolaborasi lintas profesi
dokter
perawat
Apoteker
Universitas Syiah Kuala
Magister Keperawatan USK
kupi beungoh
opini serambi
| Perang dan Damai - Bagian 12, Perpanjangan Gencatan Senjata, Persiapan Perdamaian |
|
|---|
| Saatnya Wakaf Harus Naik Kelas, Dari Aset Diam Menjadi Kekuatan Umat |
|
|---|
| PR untuk Rektor di Aceh: Alumni Universitas Menganggur Makin Tinggi |
|
|---|
| Earth Day: Saatnya Pendidikan Menjawab Krisis Lingkungan |
|
|---|
| Menjawab Tuduhan “Logical Fallacy” dalam Polemik JKA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ns-Mesya-Geubrina-Rahmah-S-Kep.jpg)