Selasa, 21 April 2026

Liputan Eksklusif Aceh

Ini Langkah Pemkab Aceh Singkil Tekan Maraknya Pencurian Sawit 

Informasi lain menyebutkan harga brondolan melejit setelah ada pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) di Aceh Singkil. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Junaidi, Kepala Dinas Perkebunan Aceh Singkil. 

Hal serupa dengan ram pengepul sawit agar tidak menerima brondolan dari penjual yang tidak ada kebunnya atau jelas asal usulnya. 

Brondolan merupakan buah sawit yang telah jatuh dari tandan, sebagai pertanda matang sempurna. 

Pada bagian lain jebolan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), itu mengakui kasus pencurian sawit marak di daerahnya.

Memang sebutnya, laporan secara resmi kepada pemerintah, khususnya Dinas Perkebunan Aceh Singkil, belum ada. 

Namun fakta di lapangan pencurian sawit terus terjadi. 

Berdasarkan analisa pribadinya pencurian terjadi karena harga brondolan sawit mahal. 

Lantaran mahal itulah, ada sebagain oknum lebih memilih mencari brondolan sawit ketimbang menjadi buruh harian lepas (BHL).

Hitungannya menjadi BHL dari pagi sampai sore mendapat upah Rp 100 ribu. 

Sementara mencari brondolan bisa mendapat Rp 200 ribu bahkan lebih, jika dilakukan bersama seluruh anggota keluarga. 

Informasi lain menyebutkan harga brondolan melejit setelah ada pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) di Aceh Singkil

Sebelumnya brondolan sawit harus dijual ke Sumatera Utara, tentu ada biaya ongkos perjalanan, sehingga harganya tak terlalu mahal. 

Namun setelah ada PMKS, harga brondolan naik. 

Tentu tidak dilarang menerima brondolan, sebab membantu perkembangan perekonomian petani sawit. 

Akan tetapi harus dipastikan asal usulnya, terutama dimulai dari ram pengepul sawit. 

Baca juga: Bantuan Beras Mulai Bergulir di Aceh Singkil, Sasar Belasan Ribu Keluarga  

Kebun petani juga digasak

Kasus pencurian kelapa sawit merajalela di Kabupaten Aceh Singkil

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved