Selasa, 21 April 2026

Liputan Eksklusif Aceh

Ini Langkah Pemkab Aceh Singkil Tekan Maraknya Pencurian Sawit 

Informasi lain menyebutkan harga brondolan melejit setelah ada pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) di Aceh Singkil. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Junaidi, Kepala Dinas Perkebunan Aceh Singkil. 

Pelaku bukan hanya sasar kebun perusahaan, tapi kebun sawit milik petani juga digasak. 

Pelakunya disebut-sebut tidak hanya laki-laki, tapi termasuk kaum ibu dan anak dibawah umur.

Faktor ekonomi jadi alasan klasik pelaku pencurian sawit.

Namun berdasarkan penulusuran ada perubahan gaya hidup yang memicu seorang oknum mencuri. 

Antara lain ingin bergaya hidup mewah, tanpa kerja keras. 

Bahkan disebut mewabahnya pencurian sawit akibat pengaruh judi online serta narkoba. 

Alasan itu tentu perlu pembuktian lebih dalam. 

Pastinya pencarian sawit apapun motifnya harus segera diatasi. 

Apalagi korbannya termasuk petani kecil, yang menggantungkan hidup dari sepetak kebun sawit. 

Beberapa desa di Aceh Singkil, berdasarkan data dihimpun membuat peraturan sanksi bagi pencuri sawit masyarakat. 

Seperti didenda sejumlah uang setiap janjang sawit yang dicurinya. 

Langkah yang telah dimulai Kapolsek Singkil Utara Ipda Sabri, dengan menerapkan konsep hijrah untuk membina anak-anak yang tersandung pencurian sawit ketika ia bertugas di Polsek Gunung Meriah, juga layak ditiru. 

Bahkan diperluas lagi, sebab penghukuman bukan satu satunya cara. Perlu ada langkah lain, terutama dalam mengetuk lubuk hati paling dalam agar meninggalkan perbuatan tercela.(*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved