Liputan Eksklusif Aceh
Lokasi Penangkaran Buaya di Aceh Singkil Bisa Jadi Atraksi dan Solusi
Pascakejadian itu warga ramai-ramai menangkap buaya lalu dibawa ke kantor bupati Aceh Singkil, sebagai bentuk protes.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Konflik manusia dengan buaya di Kabupaten Aceh Singkil, pertama kali terjadi 2007 lalu.
Korbannya Ijah perempuan pencari lokan (kerang sungai-red) asal Desa Takal Pasir, Kecamatan Singkil.
Jasadnya ditemukan mengambang di sungai dengan luka robek di bagian kepala dan tangan patah.
Pascakejadian itu warga ramai-ramai menangkap buaya lalu dibawa ke kantor bupati Aceh Singkil, sebagai bentuk protes.
Kejadian kedua pada 29 Maret 2015 lalu. Ketika seorang pencari lokan asal Desa Siti Ambia, Kecamatan Singkil, hilang dimangsa buaya di dekat muara.
Saksi mata dalam peristiwa 10 tahun silam itu adalah anak dan istri korban. Jasad korban tak pernah ditemukan.
Warga sempat mengamuk dengan melakukan perburuan terhadap buaya.
Puncaknya adalah pembakaran terhadap seekor buaya yang berhasil ditangkap.
Kala itu warga yang berhasil menangkap buaya, bahkan mendapat uang lelah dari salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil.
Buaya yang berhasil ditangkap rencana akan di relokasi ke tempat penangkaran buaya.
Hanya saja ide itu sebatas wacana lantaran, tak pernah terealisasi.
Salah satu wacana lokasi penangkaran buaya adalah kolam milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, di belakang stadion Kasim Tagok, kawasan Ketapang Indah, Singkil Utara.
Warga setempat tidak menolak jika kolam di belakang stadion Kasim Tagok, jadi lokasi penangkaran buaya.
Hanya saja harus didesain sesuai standar penangkaran buaya. Jika tidak warga jelas menolaknya, sebab dapat membahayakan keselamatan.
| Di Kota Langsa, Mobil Berplat BK Diperkirakan Capai 70 Persen |
|
|---|
| Bupati Aceh Barat Serukan Warganya Pakai Plat BL, Agar Pajak tak Lari keluar Daerah |
|
|---|
| Begini Penjelasan PLN Aceh Terkait Pemberian Kompensasi Dampak Pemadaman Listrik |
|
|---|
| Bikin Gaduh! YaPKA Minta PLN Aceh Berikan Kompensasi kepada Konsumen, Terkait Listrik Padam |
|
|---|
| PLN Dituntut Berikan Kompensasi Bagi Pelanggan Atas Pemadam Listrik di Aceh Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/buaya-89oj.jpg)