Liputan Eksklusif Aceh
Lokasi Penangkaran Buaya di Aceh Singkil Bisa Jadi Atraksi dan Solusi
Pascakejadian itu warga ramai-ramai menangkap buaya lalu dibawa ke kantor bupati Aceh Singkil, sebagai bentuk protes.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
"Kalau dibangun sesuai standar setuju. Tapi kalau kondisinya seperti sekarang semua orang tidak setuju," kata Didi warga Ketapang Indah, yang tinggal di dekat stadion Kasim Tagok.
Berdasarkan pantauan kolam di belakang stadion Kasim Tagok, cukup dalam, namun tidak dilengkapi pagar pengaman.
Sehingga tidak memungkinkan jadi lokasi penangkaran buaya.
Lokasi penangkaran bisa menjadi atraksi wisata sekaligus solusi konflik manusia dengan buaya.
Terkait hal itu, rencana pembuatan penangkaran buaya tidak sekedar wacana ketika terjadi konflik manusia dengan buaya.
Akan tetapi menjadi sebuah solusi sebelum konflik itu sendiri terulang kembali.(*)
| Di Kota Langsa, Mobil Berplat BK Diperkirakan Capai 70 Persen |
|
|---|
| Bupati Aceh Barat Serukan Warganya Pakai Plat BL, Agar Pajak tak Lari keluar Daerah |
|
|---|
| Begini Penjelasan PLN Aceh Terkait Pemberian Kompensasi Dampak Pemadaman Listrik |
|
|---|
| Bikin Gaduh! YaPKA Minta PLN Aceh Berikan Kompensasi kepada Konsumen, Terkait Listrik Padam |
|
|---|
| PLN Dituntut Berikan Kompensasi Bagi Pelanggan Atas Pemadam Listrik di Aceh Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/buaya-89oj.jpg)