Sabtu, 16 Mei 2026

Liputan Eksklusif Aceh

DBD Mendera Aceh Singkil, Jumlah Kasus Naik 3 Kali Lipat

Data Dinas Kesehatan Aceh Singkil, periode Januari sampai Agustus 2025 tercatat sudah ditemukan 108 kasus DBD. Naik tiga kali lipat dari tahun lalu.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
FOGGING - Tim Dinas Kesehatan Aceh Singkil, melakukan Fogging di permukiman penduduk yang ditemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) pada tahun 2025. Langkah itu untuk mencegah sebaran virus dengue yang ditularkan gigitan nyamuk. 

Hanya saja perlu motor penggerak, agar warga sadar pentingnya menjaga kebersihan.

Tindakan Pencegahan

Ketua Komisi IV DPRK Aceh Singkil, dr Desra Novianto sepakat bahwa tindakan preventif atau pencegahan harus diutamakan dalam mencegah DBD.

Politisi partai Nasdem itu menegaskan untuk melakukan tindakan preventif maka Dinas Kesehatan, jajaran Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu) dan lintas sektor terkait harus memberikan perhatian besar terhadap proses edukasi kepada masyarakat.

Masyarakat sebutnya perlu edukasi agar peduli dan terlibat dalam proses pencegahan. 

Misalnya dengan kampanye membersihkan dan menutup penampungan air, memanfaatkan daur ulang barang bekas, serta mencegah gigitan nyamuk. 

Kemudian kampanye penting lainnya rutin menguras bak mandi, genangan air dan memasang kawat kasa pada jendela.

Menurut Ides, sapaan akrab Desra edukasi sangat penting sebab saat ini masyarakat masih menganggap fogging (pengasapan) sebagai cara utama mengusir nyamuk DBD

Oleh karena itu jajaran eksekutif terkait perlu menjelaskan apakah fogging merupakan cara efektif atau tidak. 

"Apakah ada alternatif lain yang harus dikampanyekan oleh pemerintah daerah," ujarnya. 

Ides kembali menegaskan kasus DBD di daerahnya harus segera ditangani, jangan sampai kejadian luar biasa (KLB). 

Ia menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, memberikan surat edaran sampai ke tingkat desa cara penangan dan pencegahannya.

"Jangan sampai ada kasus yang meninggal," kata Ketua Fraksi Nasdem DPRK Aceh Singkil tersebut.

Kebersihan Lingkungan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Singkil, Surkani, tidak menampik jika kesadaran menjaga kebersihan di daerahnya masih relatif kurang.

"Kalau kita lihat trend terkait kesadaran menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Aceh Singkil masih relatif kurang," kata Surkani, Rabu (3/9/2025).

Ia juga mengakui paradigma bahwa sampah adalah tanggung jawab orang lain masih belum hilang. 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved