Kupi Beungoh
Yayasan As-Sumatrani Bertanggung Jawab Langsung kepada Gubernur Aceh
Hal ini membuat Yayasan As-Sumatrani memiliki jalur koordinasi yang lebih singkat, karena langsung diperintahkan oleh Mualem.
Selain bantuan logistik, Yayasan As-Sumatrani juga menerima dukungan dalam bentuk pinjam pakai alat berat.
Sejumlah pengusaha dan perusahaan meminjamkan excavator, truk, dan peralatan lainnya.
Bantuan alat berat ini memiliki peran yang sangat penting, terutama untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor, membersihkan lumpur, serta mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak.
Ini menunjukkan bahwa bantuan kemanusiaan tidak hanya soal makanan dan pakaian, tetapi juga soal mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.
Di sisi lain, keberadaan Yayasan As-Sumatrani juga dapat dilihat sebagai upaya mempercepat bantuan di luar mekanisme birokrasi yang sering kali memakan waktu.
Pemerintah tetap memiliki peran utama, tetapi yayasan dapat menjadi mitra yang membantu menjangkau masyarakat lebih cepat, terutama di daerah terpencil dan sulit dijangkau.
Pada akhirnya, bencana adalah urusan kemanusiaan, bukan ajang kepentingan tertentu.
*) Penulis adalah Pengelola Yayasan As-Sumatrani
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab penulis.
BACA artikel KUPI BEUNGOH lainnya di SINI
| Traffic Light dan Karakter Kita: Renungan Umur Manusia |
|
|---|
| Peusijuk: Dari Warisan Budaya ke Katalisator Pendidikan |
|
|---|
| Rektor UIN Ar-Raniry Idaman: Mengembalikan Hakikat Jantong Hate |
|
|---|
| Rumah Sakit Iskandar Muda: Warisan Medis Belanda yang Lestari di Kutaraja |
|
|---|
| Ismail Rasyid: Pengusaha Merangkap Ilmuwan dari Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/H-Abdul-Jalil-dengan-Gubernur-Aceh-Muazkir-Manaf-Mualem.jpg)