Kupi Beungoh
Pedih Nasib Rakyat Aceh: Orang Luar Tidak Boleh Membantu, Pemerintah Sendiri Tidak Peduli & Membully
Hari ke-26 pascabanjir bandang Aceh, korban makin lelah, lapar, dan putus asa. Lumpur setinggi meteran, bantuan minim, harapan kian menipis.
Wahai orang yang mendhalimi orang Aceh, tidak takutkah kalian dengan do'a-do'a orang Aceh yang terdhalimi dalam sujud panjangnya di tengah malam buta yang penuh kepasrahan, meminta keadilan kepada Tuhan? Takutlah kepada Tuhan, wahai kalian semua yang sudah mendhalimi kami di Aceh ini. Bertanggung jawablah, sebelum Tuhan mengadili kalian semua, yang menzalimi kami.
"Takutlah dan waspadalah terhadap do'a orang yang terzalimi karena tidak ada antara ia dan Allah penghalang." (mustajabah) (HR al Bukhari).
Apakah Aceh ini anak tiri? anak tiri yang orang tuanya gak peduli, orang lain yang membantu mereka bully. Tidak adakah hati nuranimu wahai pak Presiden, dan Pak Mentri sebagai sesama muslim? Dimana kalian wahai para pejabat yang diangkat untuk mengurus rakyat, dimana kalian Anggota Dewan terhormat yang katanya mewakili rakyat? Rakyat dalam bahaya, rakyat tersiksa, rakyat menderita.
Tanggung Jawab Pemimpin Dalam Al-Qur'an.
Seorang pemimpin punya tanggung jawab terhadap rakyatnya;
Pertama; Akan ditanya pertanggung jawaban atas orang yang ia pimpin.
"Kalian semuanya pemimpin (pemelihara) dan bertanggung jawab terhadap rakyatnya. Seorang kepala pemerintahan adalah pemimpin bagi rakyatnya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang suami memimpin keluarganya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang ibu memimpin rumah suaminya dan anak-anaknya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang hamba (buruh) pemimpin harta milik majikannya akan ditanya tentang pemeliharaannya. Camkan bahwa kalian semua adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya." (HR Bukhari)
Kedua, Azab bagi pemimpin yang tidak bertanggung jawab
"Sesungguhnya, dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.” (QS Asysyura: 42).
Ketiga; Jauh dari pertolongan Allah pemimpin yang tidak sayang dengan rakyatnya.
"Barang siapa yang diangkat oleh Allah menjadi pemimpin bagi kaum Muslim, lalu ia menutupi dirinya tanpa memenuhi kebutuhan mereka, (menutup) perhatian terhadap mereka, dan kemiskinan mereka. Allah akan menutupi (diri-Nya), tanpa memenuhi kebutuhannya, perhatian kepadanya, dan kemiskinannya.” (Diriwayatkan dari Abu Dawud dan Tirmidzi).
Keempat; Tidak Termasuk Golongan Nabi Pemimpin Yang Zalim
"Dengarkanlah, apakah kalian telah mendengar bahwa sepeninggalku akan ada para pemimpin? Siapa yang masuk kepada mereka, lalu membenarkan kedustaan mereka dan menyokong kezaliman mereka, maka dia bukan golonganku, aku juga bukan golongannya. Dia juga tak akan menemuiku di telaga.” (HR Tirmidzi, Nasai, dan Al Hakim)
Tolong Menolonglah Sesama Muslim Tanpa Pilih Kasih Dan Tolong Menolonglah Dengan Sesama Manusia
Sesama manusia wajib tolong menolong begitu Rasulullah memberi contoh, karena Islam adalah agama Rahmatan Lil 'Alamin, terlebih lagi dengan sesama muslim wajib tolong menolong, dengan beberapa sebab berikut ini;
Pertama; Saling tolong menolong itu perintah Agama dan itu wajib dilakukan oleh seorang muslim.
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.”. (QS. Al-Maidah ayat 2).
Kedua; sesama muslim itu bersaudara. Ini Allah sebutkan dalam Al-Qur'an surat Al-Hujurat ayat 10, yang artinya;
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dr-Ainal-Mardhiah-SAg-M-Ag-Dosen.jpg)