Minggu, 26 April 2026

Opini

Duka Aceh di Antara Air Asin dan Air Tawar

Mirisnya, ada kayu yang panjangnya berkisar 4 atau 5 meter dan bernomor yang menunjukkan kayu-kayu itu terindikasi ada pemiliknya

SERAMBINEWS.COM/HANDOVER
Azhari, wartawan peliput konflik, damai, tsunami, dan rehab rekon Aceh, serta mantan Kepala Biro Aceh LKBN Antara. 

Konflik dan tsunami, derita rakyat di Aceh pun bertambah lengkap.

Kemudian di balik peristiwa tsunami, menjadi titik awal Aceh damai dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pascatsunami Aceh, pihak BMKG mulai mewanti-wanti bahwa Aceh dan sejumlah provinsi lainnya di Indonesia sebagai daerah rawan bencana, terutama gempa bumi karena  berada di zona megathrust.

Baca juga: Aceh Damai, Perspektif Jurnalistik

Banjir yang Tak Biasa

Kini setelah 21 tahun lalu.

Akhir November 2025, Aceh dilanda bencana lagi yang mungkin tak kalah dahsyatnya dengan tsunami.

Bukan air asin, tapi bencana kali ini adalah banjir dan tanah longsor.

Berhari-hari awan hitam memayungi bumi Aceh, melahirkan butiran hujan yang tak berhenti, siang dan malam.

Nyaris sepekan, hujan deras di kota, di desa sampai di pegunungan tanpa terbendung. Aceh terdampak bencana hidrometeorologi.

Kondisi yang sama juga melanda Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Beberapa hari kemudian, korban berjatuhan.

Ternyata Aceh yang terparah terkena bencana hidrometeorologi 2025.

Ada 18 dari 23 kabupaten dan kota di Aceh yang terkena terjangan air dan lumpur.

Jutaan penduduk di 23 kabupaten dan kota di Aceh pun mulai was-was dan panik, ada yang memilih segera mengungsi dan ada yang bertahan di rumah-rumah tinggi, sambil berharap hujan teduh dan menunggu air surut.

Ternyata, air di pemukiman terus meninggi seiring hujan yang tak kunjung reda.

Sebagian masyarakat mulai meninggalkan rumahnya seperti di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, dan Pidie Jaya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved