Jurnalisme Warga
Ihwal Terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam
Pada artikel ke delapan ini, barulah saya menukik ke dalam kisah sejarah yang mengawali bedirinya Kerajaan Aceh Darussalam.
Sementara itu, di pihak Raja Inayat Syah, para hulubalang, dan para pembesar kerajaan sudah berbaris di depan istana untuk menyambut kedatangan rombongan telangkai (teulangke, pelamar).
Ketika rombongan pihak calon ‘linto baro’ sampai di halaman istana, para hulubalang Raja Inayat Syah beranjak secara tertib untuk menyambutnya.
Di saat penyambutan baru dimulai, para hulubalang Raja Muzaffar Syah segera mengambil senjata dalam kotak bawaan dan menyerbu semua hulubalang Raja Inayat Syah. Perang yang terjadi tak disangka itu membuat hulubalang Raja Inayat Syah kalah telak dan Raja Inayat Syah pun menyerah kalah. Gabungan Kerajaan Meukuta Alam dan Kerajaan Darul Kamal itu diberi nama Kerajaan Aceh Darussalam (1514–1904 M).
Boleh jadi, pepatah Aceh yang berbunyi, “Suara mameh bek tapeucaya, akhe masa keunong tipee (suara manis jangan dipercaya, pada akhirnya bisa saja itu tipuan), saya rasa bersumberkan pada peristiwa sejarah yang tak diduga-duga tersebut. Wallahu’alam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/TA-Sakti-879809.jpg)