Senin, 4 Mei 2026

Jurnalisme Warga

Ihwal Terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam

Pada artikel ke delapan ini, barulah saya menukik ke dalam kisah sejarah yang mengawali bedirinya Kerajaan Aceh Darussalam.

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBINEWS
T.A. SAKTI, penulis, peminat naskah lama dan sastra Aceh, melaporkan dari Gampong Tanjung Selamat, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar 

Sementara itu, di pihak Raja Inayat Syah, para hulubalang, dan para pembesar kerajaan sudah berbaris di depan istana untuk menyambut  kedatangan rombongan telangkai (teulangke, pelamar).

Ketika rombongan pihak calon ‘linto baro’ sampai di halaman istana, para hulubalang Raja Inayat Syah beranjak secara tertib untuk menyambutnya.

Di saat penyambutan baru dimulai, para hulubalang Raja Muzaffar Syah segera mengambil  senjata dalam kotak bawaan dan menyerbu semua hulubalang Raja Inayat Syah. Perang yang terjadi tak disangka itu membuat   hulubalang Raja Inayat Syah kalah telak dan Raja Inayat Syah pun menyerah kalah. Gabungan Kerajaan Meukuta Alam dan Kerajaan Darul Kamal itu  diberi nama Kerajaan Aceh Darussalam (1514–1904 M).

Boleh jadi, pepatah Aceh yang berbunyi, “Suara mameh  bek tapeucaya, akhe masa keunong tipee (suara manis jangan dipercaya, pada akhirnya  bisa saja itu tipuan), saya  rasa  bersumberkan pada peristiwa sejarah yang tak diduga-duga tersebut. Wallahu’alam.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved