Rabu, 15 April 2026

Jurnalisme Warga

Ketika Manusia Mengagungkan AI, Terjadilah Pergeseran Nilai Agama dan Sosial

Sosok yang ia nikahi tersebut bukanlah seorang manusia. Namanya Klaus, karakter pria yang tercipta dari pesona karakter kecerdasan buatan (AI)

Editor: mufti
IST
M. ZUBAIR, S.H., M.H., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Bireuen, melaporkan dari Bireuen 

Penggunaan teknologi informasi yang benar akan bermanfaat besar bagi pribadi masing-masing dan apabila penggunaannya salah, maka malapetaka juga akan menimpa pribadi penggunanya serta juga berdampak kepada lingkungannya. Atas dasar itu, saya pernah menulis satu artikel di kolom Jurnalisme Warga Harian Serambi Indonesia dengan judul “Keasyikan Bermedsos Negatif Tak Seindah Jatuh Cinta.”

Hal senada juga berlaku pada penggunaan AI. Oleh sebab itu, bijaklah dalam pemanfaatan kecerdasan buatan tersebut demi kemaslahatan kita semua.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved