Jurnalisme Warga
Serunya Naik Bus Rute Lampung–BSD Tangerang
Perjalanan kali ini saya tempuh dari Lampung menuju Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten, menggunakan Travel Lintas Shuttle
Tiba di Pelabuhan Bakauheni dan masuk di Dermaga Eksekutif pada pukul 22.36
WIB. Kemudian kami menunggu kapal sekitar satu jam 11 menit. Sembari menunggu, cuaca di pelabuhan pada malam itu sedang hujan deras dan badai. Pukul 23.47 kami masuk ke dalam
Kapal KMP Sebuku. Semua armada Lintas Shuttle yang melayani rute Sumatra ke Pulau Jawa maupun sebaliknya, menggunakan kapal express atau kapal cepat. Berangkat menuju Pelabuhan Merak di Banten dari Pelabuhan Bakauheni di Lampung pada pukul
00.24 WIB dan hari sudah berganti menjadi Sabtu, 4 April 2026.
Kapal KMP Sebuku adalah kapal feri penumpang yang beroperasi di Indonesia,
dengan panjang 50-55,5 meter dan lebar 12-80 meter. Kapal ini memiliki kapasitas deadweight (sering disebut bobot mati) adalah ukuran kapasitas angkut sebuah kapal)
1.157 ton dan dibangun pada tahun 2014.
KMP Sebuku biasanya beroperasi di rute Merak-
Bakauheni. Kapal ini merupakan kapal cepat yang bersandar di Dermaga Eksekutif.
Kapal buatan tahun 2014 ini dikenal dengan fasilitas ruang penumpang ber-AC, kantin, musala, klinik, serta area VIP.
Kapal ini adalah kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry. Perbedaan kapal cepat
dengan kapal lambat dapat dilihat dari waktu tempuhnya. Kapal lambat biasanya akan
bersandar di dermaga reguler, bukan eksekutif.
Kemudian, waktu tempuh kapal lambat sekitar 1-2 jam pelayaran. Sedangkan kapal cepat hanya butuh waktu 1-
1,5 jam saja. Hal ini otomatis dapat memangkas waktu perjalanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/AULIA-RIZQULLAH-AZWIR-lagi.jpg)