Kamis, 23 April 2026

Jurnalisme Warga

Serunya Naik Bus Rute Lampung–BSD Tangerang

Perjalanan kali ini saya tempuh dari Lampung menuju Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten, menggunakan Travel Lintas Shuttle

Editor: mufti
for serambinews/IST
AULIA RIZQULLAH AZWIR, Mahasiswa Prodi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung dan alumnus SMA Sukma Bangsa Bireuen, melaporkan dari BSD Tangerang, Banten 

Tiba di Pelabuhan Bakauheni dan masuk di Dermaga Eksekutif pada pukul 22.36

WIB. Kemudian kami menunggu kapal sekitar satu jam 11 menit. Sembari menunggu, cuaca di pelabuhan pada malam itu sedang hujan deras dan badai. Pukul 23.47 kami masuk ke dalam

Kapal KMP Sebuku. Semua armada Lintas Shuttle yang melayani rute Sumatra ke Pulau Jawa maupun sebaliknya, menggunakan kapal express atau kapal cepat. Berangkat menuju Pelabuhan Merak di Banten dari Pelabuhan Bakauheni di Lampung pada pukul

00.24 WIB dan hari sudah berganti menjadi Sabtu, 4 April 2026.

Kapal KMP Sebuku adalah kapal feri penumpang yang beroperasi di Indonesia,

dengan panjang 50-55,5 meter dan lebar 12-80 meter. Kapal ini memiliki kapasitas deadweight (sering disebut bobot mati) adalah ukuran kapasitas angkut sebuah kapal)

1.157 ton dan dibangun pada tahun 2014.

KMP Sebuku biasanya beroperasi di rute Merak-

Bakauheni. Kapal ini merupakan kapal cepat yang bersandar di Dermaga Eksekutif.

Kapal buatan tahun 2014 ini dikenal dengan fasilitas ruang penumpang ber-AC, kantin, musala, klinik, serta area VIP.

Kapal ini adalah kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry. Perbedaan kapal cepat

dengan kapal lambat dapat dilihat dari waktu tempuhnya. Kapal lambat biasanya akan

bersandar di dermaga reguler, bukan eksekutif.

Kemudian, waktu tempuh kapal lambat sekitar 1-2 jam pelayaran. Sedangkan kapal cepat hanya butuh waktu 1-

1,5 jam saja. Hal ini otomatis dapat memangkas waktu perjalanan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved