KUPI BEUNGOH
Catatan Kritis Pendidikan Indonesia pada Hardiknas 2026
Pendidikan bukan proyek lima tahunan, melainkan investasi peradaban yang dampaknya baru dapat dirasakan dalam jangka panjang lintas generasi
Namun demikian, kritik terhadap pendidikan Indonesia tidak boleh berhenti pada pesimisme. Justru dari berbagai persoalan tersebut, terdapat peluang besar untuk melakukan perbaikan yang lebih terarah.
Reformasi pendidikan perlu difokuskan pada pemerataan kualitas, penguatan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta konsistensi kebijakan jangka panjang.
Pendidikan melahirkan generasi cerdas dan berkarakter
Pendidikan juga harus kembali pada esensinya, yaitu memanusiakan manusia. Ini berarti memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang secara utuh, tidak hanya dalam aspek kognitif, tetapi juga karakter, empati, dan kemampuan sosial.
Momentum Hari Pendidikan Nasional seharusnya tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi bersama bagi seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: Earth Day: Saatnya Pendidikan Menjawab Krisis Lingkungan
Pemerintah, akademisi, pendidik, dan masyarakat perlu duduk bersama untuk melihat kembali arah pendidikan Indonesia secara jujur dan terbuka.
Pada akhirnya, pendidikan adalah cermin masa depan bangsa. Jika dikelola secara setengah hati, maka masa depan bangsa pun akan berjalan pincang.
Sebaliknya, jika dikelola dengan kesungguhan, konsistensi, dan keberanian untuk berubah, maka pendidikan Indonesia memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berdaya saing di tingkat global.(*)
*) PENULIS adalah Dosen Universitas Esa Unggul, Jakarta
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI
| Kepemimpinan Perempuan dalam Pendidikan: Substansi atau Sekadar Simbol? |
|
|---|
| May Day 2026 Menjadi Momentum Refleksi Bagi Dunia Ketenagakerjaan Indonesia |
|
|---|
| JKA, Politik Anggaran, dan Soliditas PA Sebagai Partai Penguasa di Aceh |
|
|---|
| Perang dan Damai – Bagian 14, Perjuangan Membangun Perdamaian |
|
|---|
| PR untuk Rektor dan MPA: Menyoal Peringkat Pendidikan Aceh 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dr-Iswadi-MPd-Dosen-Universitas-Esa-Unggul-Jakarta_20260424.jpg)