Citizen Reporter
Student Exchange Ke Brunei: Melihat Langsung Negara yang Religius, Tertib, dan Lestarikan Hutan
Muhammad Rafis Khalis, salah satu dari 13 mahasiswa UIN Ar-Raniry yang mendapat kesempatan mengikuti program Student Exchange ke Negeri Brunei
Selama di Brunei, saya tidak sendiri. Ada Ustadz Hilmi, warga Negara Brunei dan sanak familynya ada Ustadz Jufri, Ustadz Fahmi, dan Tgk Ahyar yang sedang menjalani S2 di sana. Mereka membantu kami mengakses berbagai tempat sejarah Brunei.
Mereka juga memperkenalkan kami dengan Ustadz Muhammad, orang yang dituakan oleh diaspora Aceh di Brunei.
"Beliau semua sudah seperti ayah kami di sini," selama dua pekan.
Kami juga diperkenalkan dengan Ustadz Fatahillah dan dosen pembimbing kami selama di UNISSA, Dr. Efna Durani.
Pulang dengan Cerita, Bawa Pelajaran
Dua pekan di Brunei membuka mata saya.
Brunei mengajarkan bahwa negara kecil pun bisa besar jika sistemnya utuh. Bahwa hukum yang tegas bukan musuh kenyamanan.
Bahwa modernitas tak harus membunuh alam. Bahwa manuskrip bukan sekadar kertas tua, tapi sesungguhnya dia jantung peradaban.
Dan yang paling penting: bahwa Aceh dan Brunei, kita serumpun. Bukan hanya secara budaya dan syariat, tapi juga dalam cara memuliakan leluhur, ilmu, dan agama.
Baca juga: Student Exchange UIN Ar-Raniry Kunjungi Masjid Jame Asr Hassanil Bolkiah, Brunei Darussalam
Saya pulang sebagai orang Aceh yang lebih bangga. Dan sedikit lebih paham: menjadi serumpun itu bukan hanya soal sejarah yang sama, tapi juga soal keberanian dalam komitmen mempertahankan identitas.
"Kita dan Brunei serumpun. Dari cara berpakaian, infrastruktur rapi, ziarah makam Sultan, sampai cara negara menjaga agama, ilmu, dan manuskrip sebagai tulang punggung produk budaya masa lalu, semuanya pelajaran penting. Bikin saya makin bangga jadi orang Aceh."
Dari Brunei, Rafis pulang bukan dengan tangan kosong. Saya pulang dengan kesadaran yang terkuak: bahwa menjadi sarjana tidak harus selalu tentang hal-hal baru.
Kadang, menjaga yang lama adalah bentuk keberanian yang paling langka.(*)
Citizen Reporter
Brunei Darussalam
Brunei
UIN Ar-Raniry
mahasiswa
UNISSA
Universiti Islam Sultan Sharif Ali
hutan
Religius
Student Exchange
| Rahasia di Balik Kemajuan dan Keteraturan Singapura |
|
|---|
| Indonesia Kaya SDA, Tapi Mengapa Rakyat Miskin dan Bodoh? |
|
|---|
| Student Exchange UIN Ar-Raniry Kunjungi Masjid Jame' Asr Hassanil Bolkiah, Brunei Darussalam |
|
|---|
| Jemput Ilmu dan Jaringan Internasional: 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terbang ke Brunei Darussalam |
|
|---|
| 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Lulus Program Student Exchange ke Brunei Darussalam 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Muhammad-Rafis-Khalis-salah-satu-dari-13-mahasiswa-UIN-Ar-Raniry-ke-Brunei.jpg)