Selasa, 2 Juni 2026

Jurnalisme Warga

Jembatan Apung Kepala Hiu: Inovasi dan Simbol Kepedulian Warga

Bireuen, berdiri sebuah karya unik yang kini menjadi ikon baru bagi masyarakat setempat, yakni “Jembatan Apung Kepala Hiu”.

Tayang:
Editor: mufti
for serambinews/IST
HELMA, S.Pd., Guru SMA Negeri 1 Juli, Kabupaten Bireuen, melaporkan dari Pantee Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan, Bireuen 

Banyak kisah menarik dari warga yang melintasi jembatan ini. Salah satunya pengalaman

pribadi saya yang tinggal di Desa Abeuk Budi, Kecamatan Juli. Saat itu saya ingin mengunjungi kerabat di Desa Cot Baroh. Saya merasakan betapa sulitnya menyeberang karena harus menunggu antrean dan berdesakan di jembatan bailey Kutablang yang menimbulkan rasa takut dan waswas karena kondisi yang sempit dan bergoyang.

Jembatan Apung Kepala Hiu ini menjadi bukti nyata bahwa solusi sederhana bisa memberikan dampak nyaman dan aman bagi masyarakat.

Semoga keberadaan Jembatan Apung Kepala Hiu menjadi inspirasi. Inovasi lokal seperti ini menunjukkan bahwa dengan niat baik dan kreativitas, keterbatasan bukanlah penghalang untuk

membangun sesuatu yang bermanfaat. Jembatan Apung Kepala Hiu kini bukan hanya sekadar jembatan kayu yang menghubungkan dua tepi sungai. Ia adalah simbol harapan, kerja keras, dan

kepedulian dari masyarakat untuk memperkuat nilai gotong royong demi tercapainya kehidupan yang lebih baik.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved