KUPI BEUNGOH
Darurat Iklim: Ancaman Nyata bagi Sistem Kesehatan Global
Perubahan iklim perlu dipahami sebagai determinan kesehatan yang bekerja melalui kerusakan ekosistem, gangguan terhadap ketersediaan air dan pangan
Ketiga, pemerintah perlu memperbaiki kualitas lingkungan dengan mengurangi polusi udara, memperbanyak ruang hijau, menjaga hutan, dan mengurangi penggunaan energi fosil. Lingkungan yang sehat akan membantu menurunkan risiko penyakit di masyarakat.
Keempat, perlindungan terhadap kelompok rentan harus menjadi prioritas. Masyarakat miskin, lansia, anak-anak, dan korban bencana perlu mendapatkan akses kesehatan, bantuan sosial, air bersih, dan pangan yang layak agar tidak semakin terdampak oleh krisis iklim.
Kelima, sektor kesehatan harus bekerja sama dengan sektor lain seperti lingkungan, pendidikan, pertanian, dan tata kota. Masalah kesehatan akibat perubahan iklim tidak bisa diselesaikan oleh tenaga kesehatan saja, tetapi membutuhkan kerja sama lintas sektor.
Baca juga: Kesehatan Jamaah Haji Aceh Dipantau 14 Hari Setelah Pulang dari Tanah Suc
Selain itu, pendidikan kesehatan masyarakat juga perlu mulai membahas isu perubahan iklim secara lebih serius. Tenaga kesehatan masa depan harus memahami bahwa kesehatan manusia sangat berkaitan dengan kondisi lingkungan dan ketimpangan sosial.
Pada akhirnya, perubahan iklim bukan sekadar isu lingkungan, tetapi sudah menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat global.
Jika dunia terus mengabaikan masalah ini, maka kelompok rentan akan menjadi korban paling besar. Oleh karena itu, sistem kesehatan harus berubah menjadi lebih preventif, adil, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.(*)
*) PENULIS adalah Mahasiswi Magister Kesehatan Masyrakat – Universitas Syiah Kuala
KUPI Beungoh adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel dalam rubrik ini tidak mencerminkan pandangan Redaksi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
BACA artikel Kupi Beungoh lainnya di SINI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ns-Dara-Rizkasary-STr-Kep.jpg)