Rabu, 13 Mei 2026

KUPI BEUNGOH

Aceh Barat-Selatan Butuh FK UTU Sekarang

FK UTU bukan sekadar membuka program studi kedokteran baru, tetapi menjadi motor lahirnya sebuah Academic Health System pelayanan kesehatan...

Tayang:
Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Prof Dr dr Rajuddin SpOG(K) Subsp FER, Guru Besar Universitas Syiah Kuala, Ketua IKA UNDIP Aceh dan Sekretaris ICMI Orwil Aceh. 

Peran ganda ini memberi insentif karier yang kuat, sehingga peluang bertahan dan mengabdi lebih lama menjadi jauh lebih besar.

Ketiga, SDM lokal.

Mahasiswa yang lahir dan besar di Aceh Barat–Selatan akan lebih berpeluang kembali mengabdi setelah lulus dokter.

Dengan mekanisme bonding, FK UTU mampu melahirkan dokter, perawat, dan tenaga kritis lain yang terikat secara emosional, sosial, dan profesional dengan wilayahnya sendiri.

Dengan demikian, FK UTU bukan hanya menambah jumlah institusi pendidikan, melainkan menciptakan ekosistem kesehatan baru yang kokoh, berakar di daerah, dan berdaya tahan jangka panjang.

Dampak Strategis FK UTU

Pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Teuku Umar (FK UTU) tidak hanya menjawab kebutuhan tenaga medis, tetapi juga membawa dampak luas pada berbagai sektor antara lain:

Dampak Ekonomi. Biaya rujukan pasien yang selama ini membebani BPJS dan pemerintah daerah dapat ditekan.

Anggaran yang dihemat bisa dialihkan ke program yang lebih strategis: memperkuat puskesmas, mengembangkan layanan primer, dan mempercepat upaya pencegahan stunting maupun masalah gizi lainnya.

Dampak Sosial. Masyarakat memperoleh rasa aman. Komplikasi obstetri tidak lagi identik dengan “vonis perjalanan jauh” ke Banda Aceh.

Kehadiran layanan kritis di BarSel memberi harapan baru bahwa keselamatan ibu dan bayi dapat dijaga di tanah kelahiran mereka sendiri.

Dampak Pendidikan dan riset. FK UTU akan menjadi katalis lahirnya pusat riset di bidang kesehatan maternal, penyakit endemik, hingga gizi buruk di Aceh.

Aktivitas akademik dan penelitian akan meningkatkan mutu layanan, menggerakkan roda ekonomi lokal melalui hadirnya dosen, peneliti, dan jejaring kesehatan.

Dengan demikian, FK UTU bukan sekadar kampus baru, melainkan instrumen pembangunan multidimensi.

Kehadirannya ditunggu untuk menyelamatkan nyawa, mengefisienkan anggaran, menguatkan rasa aman masyarakat, dan menumbuhkan ekosistem kesehatan di Barat-Selatan Aceh.

Langkah Cepat Peresmian FK UTU

Agar gagasan ini tidak berhenti sebagai wacana, diperlukan langkah percepatan pembukaan FK UTU yang terukur dan berani yaitu:

  1. Keputusan politik. Presiden perlu menetapkan pembukaan FK UTU sebagai prioritas nasional, dengan skema percepatan izin prodi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter. Tanpa payung politik di level tertinggi, percepatan sulit diwujudkan.
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved