Kondisi ini sudah berlangsung selama tujuh hari semenjak rumah mereka disapu oleh banjir bandang
Namun, air bersih di daerah itu tidak ada, bahkan material bebatuan dan kayu gelondongan masih berserakan di lokasi banjir bandang
Untuk menerangi lokasi yang berada di tengah perkebunan, warga memasang lampu menggunakan genset.
Belasan relawan bergantian membantu menarik tali, mengatur antrean, dan mengoperasikan sistem penyeberangan tradisional itu.
Ruangan instalasi hemodialisa yang terletak di lantai dasar hingga kini masih dipenuhi lumpur tebal.
Sekitar 30 personel dikerahkan. Jika kondisi memungkinkan, kabel akan segera ditarik agar listrik bisa kembali menyuplai masyarakat.
Genangan lumpur itu menghiasi halaman rumah dan jalan yang belum dibersihkan.
Salah seorang pengungsi, Mahdi, bercerita musibah diawali air yang naik secara perlahan.
Di Banda Aceh, lokasi seperti SPBU Lamdingin, Gampong Mulia, Lueng Bata, dan Lampaseh ramai oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
Tahap berikutnya di TPU Tgk Digle menelan tujuh korban, disusul sembilan korban pada tahap ketiga.
Satu jam kemudian, air sudah mencapai ketinggian sepinggang. Ia sempat berusaha menyelamatkan mobilnya yang kemudian mati dan terendam.
Muatan bantuan yang diterbangkan mencakup 249 paket vitamin dan obat-obatan, 22 set peralatan dapur
Pada Jumat siang, rombongan akhirnya dievakuasi dengan menumpang truk tangki pengangkut crude palm oil (CPO) yang mampu menerobos genangan banjir.
Nelayan berharap ketiga lokasi itu bisa terealisasi pembangunannya pada tahun 2026.
Menurut Irwansyah, kebutuhan paling mendesak adalah ketersediaan solar langsung di area pelabuhan.
Kunjungan ke kebun sayur tersebut merupakan bagian dari rangkaian penilaian Gammawar.
Bunda Literasi Aceh Tamiang, Yuyun Armia, menegaskan bahwa kunci utama peningkatan minat baca justru dimulai dari rumah.
Sebelum berangkat rombongan mendapat suguhan atraksi Gegunungan, kebudayaan warisan raja-raja Singkil.
Kegiatan yang berlangsung di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen ini mengusung tema revitalisasi bahasa daerah sebagai bahasa ibu.
Sebelumnya ia bersama tiga perempuan lain membentangkan spanduk berisi ucapan selamat datang dan dukungan kepada BAM DPR RI