Breaking News:

AHY dan Ahmad Syaikhu Gelar Pertemuan Tertutup, Ini Hasil Kesepakatan Demokrat-PKS

Ada yang mengatakan kita saat ini berada di titik yang tidak baik. Bahkan dalam 14 tahun terakhir ini, demokrasi di Indonesia di angka paling bawah

Serambinews.com
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi Sekjen Teuku Riefky Harsya dan jajaran penggurus lainnya berfoto bersama dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Ahmad Syaikhu, yang didampingi Sekjen Habib Aboe Bakar Alhabsyi, dan jajaran pengurus partai tersebut, seusai pertemuan di Kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (22/4/2021) sore. 

Ketum Demokrat ini mengungkapkan, ada tiga substansi utama yang dibicarakan dalam pertemuan pihaknya dengan Presiden PKS.

Pertama adalah terkait penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini.

AHY menyebutkan, meski masyarakat yang divaksin semakin banyak, mencapai lebih dari 12 juta orang, tetapi jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia, maka masih Pemerintah masih harus bekerja keras.

“Sehingga kita berharap vaksinasi bisa dilakukan secara makin efektif, dan tentunya lebih membangun kesiapan masyarakat kita dalam menghadapi Covid-19,” terangnya.

Baca juga: Siapa Saja yang Wajib Bayar Zakat Fitrah? Bagaimana Bayi Baru Lahir? Ini Penjelasan UAS & Buya Yahya

Baca juga: Resmi Berpisah, Persiraja Sudah Ucapkan Terima Kasih untuk 9 Pemainnya

Baca juga: Muslim di Negara-negara ini Puasa Sampai 20 Jam Sehari, Dimana Saja?

Selain soal penanganan pandemi covid, substansi pembahasan kedua adalah tekanan atau resesi ekonomi yang menjadi dampak utama dari Covid-19.

AHY mengatakan, hal ini juga harus disikapi secara bersama-sama, termasuk dampak langsung terhadap ekonomi rakyat.

“Banyak masyarakat kita yang harus kehilangan pekerjaan, penghasilan, dan akhirnya menambah jumlah kemiskinan dan ketimpangan di negeri ini,” tutur AHY.

AHY mengatakan, Demokrat dan PKS juga sepakat bahwa dalam segala diskusi berikutnya bisa mengembangkan solusi-solusi terbaik.

“Kendati kedua partai ini tidak berada dalam pemerintahan nasional, tetapi kami juga memiliki suara di parlemen. Kami juga memiliki cukup banyak kepala daerah di berbagai wilayah, yang bisa kami titipkan pesan-pesan dan bahkan instruksi yang baik untuk bisa dijalankan oleh seluruh kader di daerah,” ujarnya.

Pembahasan terakhir adalah mengenai masa depan demokrasi di Indonesia. AHY mengatakan, sejumlah lembaga internasional memotret demokrasi di Indonesia ini penuh dengan tantangannya tersendiri.

Baca juga: Siapa Laki-laki dan Perempuan yang Ditangkap Bersama Anggota DPRK Bireuen? Ini Nama-namanya

Baca juga: Anggota DPRK Bireuen Usman Sulaiman Ternyata Pengendali Jaringan Narkoba

Baca juga: Ayah Rudapaksa Putri Tiri Selama 3 Tahun, Diberi Uang Tutup Mulut Rp 100 Ribu

Halaman
123
Penulis: Yocerizal
Editor: Yocerizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved