Opini
Siapa pun “Dia” Pj di Aceh!
Mencermati kondisi riuh rendah perpolitikan Aceh terkini bahwa menurut penulis secara umum ada dua kelompok atau kluster masyarakat yang muncul
Demikian juga dengan “Kedaulatan Aceh” empat pulau di Singkil yang sempat di caplok Tapanuli Tengah, Sumetera Utara ataukah Pj hanya sekedar mencari kekuasaan dan gratifikasi-gratifikasi yang bergandengan dengannya? Dari kondisi krusial tersebut, maka seorang Pj di Aceh siapa pun “Dia” dituntut keyakinan yang tegas.
Tentu orang-orang yang mempunyai mental baja dan berjiwa ksatria, berani mengatakan benar adalah benar dan yang salah adalah salah.
Jangan “lebai” dan “melambai”.
Karena tugas Pj ke depan diyakini sangat berat, di samping masa tugas relatif lama dan banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan begitu juga dengan beban pembangunan masyarakat berada di pundaknya, ditambah lagi beban psikologis karena mereka tidak dipilih secara langsung, belum lagi diperparah dengan persoalan-persoalan yang diwariskan dari kepemimpinan sebelumnya.
Nah, siapa “Dia” selamat menanti kemunculannya.
Allahu ‘alam.
Baca juga: Masyarakat Transparansi Aceh Minta Pusat Tak Asal Tunjuk Pj Gubernur Aceh
Baca juga: Pj Gubernur dan Kelanjutan Aceh Hebat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-munawal-jalil-ma_20170626_170538.jpg)