Opini
Bank Aceh Bersyariah
Pandangan publik agar BAS dikelola secara profesional dan mendukung pengembangan keuangan daerah lebih progresif, meskipun tidak 100 persen
Buka ruang bagi orang luar yang bisa menjanjikan perubahan agar “bank perjuangan rakyat Aceh” ini bisa menjadi bank modern dengan model ekspansi keuangan menjalar tingkat gampong seperti model Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikembangkan BNI dan BRI dengan inovasi pelayanan dan aplikasinya.
Ikutsertakan KADIN dan pengusaha lokal (yang jujur dan profesional) sebagai stakeholder yang bekerja mendorong pembangunan Aceh.
Harus diingat, awalnya bank ini dinamakan “Bank Kesejahteraan Atjeh”.
Artinya semangat kesejahteraan, yang mengikat pada orbit kemajuan dan keadilan sosial, harus mampu ditunjukkan oleh bank ini.
Sehingga benarbenar BAS ini menjadi bank bersyariah dengan semangat untuk menyelamatkan pembangunan dan masyarakat Aceh, dan bukan pendulang untung demi kepentingan manajemen.
Termasuk tidak menjadi “tengkulak” dengan “margin” pinjaman yang berkali- kali lipat dibandingkan bank konvensional. (kemal_antropologi2@ yahoo.co.uk)
Baca juga: Bob Rinaldi Plt Dirut Bank Aceh
Baca juga: Sah, Dirut Bank Aceh Dijabat Plh, Haizir Sulaiman: Saya Istirahat Saja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/teuku-kemal.jpg)