Opini
Praktisi Mengajar: Program Lama yang Hidup Kembali
Menteri Pendidikan Nadiem Makarim seorang praktisi inovatif yang menggagas program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
USK (dulu bernama Unsyiah) didirikan secara darurat sesuai dengan kondisi zaman ketika itu, sehingga tenaga pengajar tetapnya masih minim sekali.
Untuk itu solusinya adalah merekrut para praktisi dan profesional di dunia kerja yang ada di daerah Aceh untuk mengajar di kampus USK.
Baca juga: Lima Mahasiswa UBBG Terpilih Sebagai Alumni Kampus Merdeka (AKM) Bergerak Kemendikbud
Ketika itu dosen tetap hanya seorang dua saja.
Selebihnya dosen diisi oleh para praktisi, baik yang bekerja di Dinas PU, PLN, Dinas Perindustrian dan lain-lain instansi.
Sehingga justru pengalaman praktisi lebih dominan diterima oleh para mahasiswa tingkat awal.
Namun masalah besarnya ketika itu, para praktisi ini bukan merupakan tugas utama di kampus.
Mereka tentunya punya tanggung-jawab di instansinya masing-masing.
Sehingga jam mengajar mereka di kampus pun sering terkendala.
Mahasiswa akhirnya pergi keluar kampus dan menemui para praktisi ini untuk mendapatkan kuliah langsung di tempat kerja para praktisi ini.
Sehingga praktis waktu mahasiswa lebih banyak dihabiskan di luar kampus untuk mengejar para praktisi ini yang susah untuk datang ke kampus untuk mengajar.
Ketika itu tidak ada pilihan lain kecuali mahasiswa yang harus pontang panting mencari para praktisi ini menularkan ilmu praktisnya.
Begitulah dinamika perjuangan mahasiswa teknik di awalawal kampus berdiri.
Baca juga: PNL Gandeng Perusahaan Ima Montaz Sejahtera untuk Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Namun efek positifnya adalah para lulusan teknik ketika itu hampir semuanya mudah mendapat pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikannya.
Kemungkinan besar selain karena peluang pekerjaan yang masih terbuka luas, juga disebabkan oleh bekal ilmu yang diberikan oleh para praktisi tadi.
Para lulusan ini begitu mudah untuk beradaptasi dengan dunia kerja setelah lebih banyak berinteraksi dengan kalangan praktisi ketika mereka masih kuliah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.