Breaking News

Berita Banda Aceh

Modus Suruh Suaminya ke Luar Kos, Perempuan Aceh Jadi Korban Rudapaksa di Jakarta

AM yang merupakan ibu muda satu anak asal Lhokseumawe ini, dirudapaksa dua kali oleh Zulfadli yang sudah dianggap sebagai saudara angkat korban.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
SERAMBI INDONESIA
Ilustrasi 

Saat itu, AM bersama suaminya IDI dan adik iparnya datang ke kosan Zulfadli untuk meminta bantuan dicarikan kos di kawasan Pademangan, karena kosan yang mereka tempati selama ini sudah tiga hari tidak ada listrik.

Zulfadli kemudian memberikan uang Rp 200.000 dan menyuruh suami korban bersama adiknya mencari kos baru. 

“Cepat kau pergi terus enggak usah kau bantah lagi, bawa saja anakmu juga. Istri kau di sini saja biar kuajarin laptop,” kata  korban meniru ucapan Zulfadli.

Setelah suami pergi cari kos baru, korban dan anaknya menunggu di kos pelaku. 

Pelaku tiba-tiba mengunci pintu dan mengancam korban “diam, kau harus mau”.

“Saya melawan dan dia bersikeras memaksa saya, dia menindih badan saya semakin kencang sambil matanya melotot ke anak saya dan anak saya menangis menjerit-jerit, saat itu saya sudah tidak bisa bergerak lagi karena dia naik ke atas saya. Di samping saya, anak saya terus menangis dan saya juga menangis tidak bisa berbuat apa-apa,” tutur AM.

Melihat korban yang sudah tidak berdaya melawan, pelaku akhirnya merudapaksa korban untuk kedua kalinya setelah pada 20 Februari lalu.

Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku Zulfadli mengancam korban “awas kalau kau bilang sama suamimu, lihat saja nanti.”

“Di situ saya pucat, trauma berat rasanya seperti mau mati saja,” tutur AM sambil menangis.

Korban akhirnya menceritakan kejadian yang dialami ke suami. 

Kemudian dibawa oleh suaminya ke Polsek Pademangan. 

Polisi akhirnya datang ke lokasi kejadian dan pelaku sudah kabur.

Menurut AM, pelaku selalu mengaku dirinya anggota kepolisian. 

“Dia memiliki kartu tanda anggota, dan ternyata dia hanyalah cepu. Baru bebas dari kasus narkoba tahun 2018 lalu. Pelaku sudah memblokir instagram, facebook, dan story whatapps diprivasi. Dan saya berharap ada keadilan bagi rakyat kecil seperti kami yang tanpa saudara dan sahabat di Jakarta."

Korban sudah dibawa untuk visum di RSUD Tarakan. 

Menurut keterangan dokter terhadap sobekan di kemaluan korban yang menyebabkan pendarahan. (*)

Baca juga: Maling di Banda Aceh Rudapaksa Wanita, Korban Dihantam Balok dan Diikat, Identitas Pelaku Terungkap

 

BalasTeruskan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved