Citizen Reporter
Wakaf Baitul Asyi, Spirit bagi Masyarakat Aceh
Kenapa kita mulai dengan wakaf? Karena sudah terbukti nenek moyang kita sudah berhasil dengan program wakafnya sehingga kita bisa menikmatinya hari in
Hari ini jamaah haji kita semua membeli mi instan, kenapa mi caluk tidak diproduksi dalam skala nasional yang dapat dikonsumsi oleh jamaah haji kita? Apakah tidak ada ahli di Aceh? Kenapa daging bebek masak putih tidak ada dalam bentuk kalengan? Apakah tidak ada UMKM-nya? Sebenarnya UMKM kita perlu mendapat perhatian khusus sehingga dapat tumbuh dan berkembang.
Kenapa kita mulai dengan wakaf? Karena sudah terbukti nenek moyang kita sudah berhasil dengan program wakafnya sehingga kita bisa menikmatinya hari ini.
Selain itu, dana wakaf merupakan 'social fund' untuk pembiayaan. Namun, kalau sudah masuk dalam ranah perbankan, pasti masyarakat sering membandingkan dengan toko sebelah yang lebih murah. Sehingga, ada pihak yang membangun opini untuk mengembalikan sistem ribawi ke Negeri Syariat. Seharusnya yang dibangun adalah spirit wakaf sebagaimana yang dimiliki oleh para indatu urueng Aceh.
Citizen Reporter
Penulis Citizen Reporter
Penulis CR
Wakaf Baitul Asyi
Spirit bagi Masyarakat Aceh
DAMANHUR
| Student Exchange Ke Brunei: Melihat Langsung Negara yang Religius, Tertib, dan Lestarikan Hutan |
|
|---|
| Rahasia di Balik Kemajuan dan Keteraturan Singapura |
|
|---|
| Indonesia Kaya SDA, Tapi Mengapa Rakyat Miskin dan Bodoh? |
|
|---|
| Student Exchange UIN Ar-Raniry Kunjungi Masjid Jame' Asr Hassanil Bolkiah, Brunei Darussalam |
|
|---|
| Jemput Ilmu dan Jaringan Internasional: 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terbang ke Brunei Darussalam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dr-DAMANHUR-ABBAS-Ketua-MES-Lhokseumawe-dan-Dosen-FEB-Unimal.jpg)