Kompak, Pengurus NasDem Aceh Kenakan Peci Motif Aceh Saat Kongres di Jakarta, Ini Tujuannya

“Mayoritas dari kader NasDem menggunakan peci motif Aceh. Pecinya memang dibuat dengan warna biru agar kesan NasDem lebih muncul,”

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Agus Ramadhan
FOR SERAMBINEWS.COM
Pengurus DPW Partai NasDem Aceh mengenakan peci motif Aceh saat mengikuti Kongres ke III Partai NasDem di Jakarta pada 25-27 Agustus 2024. 

“Dari pembelajaran ini, saya bisa memahami hidup memang bukan hanya bermodalkan niat baik semata-mata. Niat baik itu sewajarnya dan semestinya. Tapi juga harus ada strategi yang tepat. Begitu niat baik saja, tidak dengan strategi yang tepat, nah Bung Bahlil (Ketum Golkar) bisa menjawabnya, itu sebagai adik saya,” tukas Surya.

Inilah gambaran kebatinan NasDem, tambah Surya, bahwa tantangan demi tantangan tentu merupakan kewajiban NasDem untuk mengatasinya.

Sinergi Membangun Bangsa yang menjadi tema Kongres III Partai NasDem, jelasnya, karena NasDem tahu sedang berada dan memiliki positioning sebagai negara besar, negara yang berdaulat yang harusnya bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi negara adidaya.

“Maka pikiran-pikiran kita, baik berupa konsepsi dan gagasan yang kita miliki, attitude, kepribadian, mental, dan moral kita, haruslah sejalan dengan pikiran-pikiran yang besar. Adalah hal yang paradoks, berada di negara besar dengan seluruh potensi yang luar biasa tapi berjiwa kecil,” tegas Surya.

Surya juga menegaskan, rakyat dan masyarakat membutuhkan supervisi dari pemerintah, tidak hanya pemerintah, tapi juga para elite bangsa, termasuk elite partai politik.

“Obat yang paling mujarab saat ini, sebagai hal yang amat sangat dibutuhkan oleh rakyat dan masyarakat adalah suri tauladan. Di sana sebenarnya permasalahan kita,” tegas Surya.

Kongres Partai NasDem kali ini dimeriahkan oleh belasan ribu kader se-Indonesia, dihadiri Presiden Jokowi yang sekaligus membuka Kongres ke-III Partai NasDem.

Selain itu, hadir juga antara lain Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Waketum Partai Demokrat Benny K Harman, Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi, serta Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Cheryl Tanzil.

Hadir pula Mantan Perdana Menteri Palestina, Mohammad Ibrahim Shtayyeh, serta para duta besar negara sahabat.  (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved