Kupi Beungoh
Mengarungi Gelombang Inflasi Aceh di Tahun 2024
Rendah dan stabilnya gelombang inflasi, berdampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi di Aceh.
Pelaksanaan PON di Aceh akan berlangsung dari tanggal 9 s.d. 20 September 2024. Namun demikian, akan terdapat berbagai pertandingan pendahuluan dan persiapan sebelum acara pembukaan.
Permintaan berbagai komoditas pangan diperkirakan akan meningkat pada momen penyelenggaraan PON. Hal ini terutama untuk memenuhi konsumsi kontingen atlet dan ofisial yang diperkirakan mencapai 14.553 orang.
Selain itu, juga akan ada penonton dari berbagai daerah yang akan meramaikan perhelatan olahraga terbesar nasional tersebut. Sehingga, gelombang inflasi yang akan terjadi diperkirakan akan cukup besar.
Oleh karena itu, diperlukan berbagai antisipasi untuk menjaga kestabilan inflasi di Aceh, baik sebelum maupun selama perhelatan PON XXI di Aceh.
Strategi pengendalian inflasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Aceh perlu untuk diakselerasi melalui strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif).
Keterjangkauan harga dapat dijaga melalui peningkatan frekuensi kegiatan operasi pasar murah. Di samping itu, keterjangkauan harga perlu ditopang oleh ketersediaan pasokan, melalui upaya peningkatan produksi dan juga akselerasi Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan daerah penghasil.
Sementara itu, kelancaran distribusi dapat didorong melalui fasilitasi distribusi pangan, sehingga distribusi pangan dapat terjaga dengan harga yang stabil hingga level konsumen.
Komunikasi yang efektif juga perlu untuk terus dilakukan baik antar instansi melalui peningkatan sinergi dalam mengakselerasi pengendalian inflasi, maupun kepada masyarakat untuk edukasi belanja bijak.
Jika berbagai program pengendalian inflasi tersebut dapat dijalankan dengan baik, diharapkan Aceh tidak akan mengalami gelombang inflasi yang tinggi.
Sehingga, inflasi Aceh sampai dengan penghujung tahun 2024 akan terjaga pada level yang stabil dan rendah, di dalam kisaran sasaran inflasi Nasional yang sebesar 2,5±1 % (yoy).
Dengan demikian, bahtera ekonomi Aceh dapat berlayar dengan tenang untuk mencapai tujuannya yaitu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh.
*) PENULIS adalah Kepala Tim Perumusan Kebijakan Ekonomi Daerah Bank Indonesia Provinsi Aceh.
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Hendy-Hadiyan.jpg)