Citizen Reporter
Keseruan Ekspedisi Arung Jeram di Sungai Serbajadi Aceh Timur
FAJI) - Pengurus Cabang Aceh Timur atas izin Allah SWT menggelar Ekspedisi Arung Jeram (rafting) di Waih (sungai) Serbajadi, Aceh Timur
Kemudian 3 pcs pelampung atau PFD (personal floating device) untuk 3 rafter dan 4 paddle (dayung) carbon single blade include 1 cadangan.
Lalu 2 set thraw bag atau tali lempar untuk rescue, helmet arung jeram, action cam untuk dokumentasi, medpacks, pisau lipat, peluit dan alat lainnya.
Dalam teknis pengarungan skema 'first descents' atau turun perdana, Tim intens melakukan scouting darat atau pengamatan jeram (rapids) sebelum melintasinya.
Hal ini dilakukan untuk membaca lintasan (laluan) mana yang aman dilalui. Scouting darat diperlukan sehingga seluruh crew dapat menentukan manuver.
Guna menghindari insiden atau trouble semisal terbalik (flip), wrap (perahu menempel) dan lain-lain.
Rencana operasi ekspedisi, target jarak tempuh pengarungan adalah +/- 48 kilometer dengan startpoint di Jembatan Kampung Jering, Lokop Aceh Timur atau di jalan Ladia Galaska.
Titik target akhir ekspedisi atau finishpoint adalah Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. Terdapat lebih 27 sub-DAS sepanjang lintasan jalur ekspedisi pengarungan.
Hasil analisa peta, memperlihatkan bahwa dominasi titik rawan, penyempitan, jeram, bebatuan atau tebing pada kedua sisi penampang sungai berada antara Km 5 sampai dengan Km 23 lintasan ekspedisi.
Jembatan rangka di Desa Jering Lokop sebagai titik Nol Km ekspedisi.
Jalur lintasan pengarungan sungai setiap jangka waktu tertentu akan berubah karena beberapa faktor. Seperti Tinggi Muka Air (TMA), karakteristik batuan dasar sungai atau turbulensi arus aliran air.
Baca juga: Promosi Wisata, Persit Kodim Abdya Jajal Eksotis Arung Jeram Kayee Aceh
Kemudian debit atau jumlah air yang mengalir dalam suatu volume per/waktu, adanya pillow, shallow (pendangkalan), under-cut di bends (kelokan) tertentu, standing waves, strainer atau rintangan (batang) pohon yang berada sektar aliran sungai.
Lalu current reverse seperti powerfull eddies, midstream eddies, shortlines eddies, hole, hidraulic dan lain sebagainya. Jika praktisi arung jeram tidak dapat 'membaca' jalur yang paling aman saat akan manuver, maka setiap kesalahan bisa berakhir fatal.
Belum lagi jika terjadi peningkatan volume air secara tiba-tiba akibat curah hujan tinggi di salah satu pegunungan sub-DAS tersebut.
Untuk setiap jeram yang tidak aman untuk dilalui, maka akan dilakukan portagging (angkat perahu), hauling atau linning (menggiring perahu dari tepian).
Setiap rafter harus memastikan keamanan dan keselamatan dirinya terlebih dahulu sebelum melakukan rescue kepada rekan lainnya yang mengalami troubles.
| Rahasia di Balik Kemajuan dan Keteraturan Singapura |
|
|---|
| Indonesia Kaya SDA, Tapi Mengapa Rakyat Miskin dan Bodoh? |
|
|---|
| Student Exchange UIN Ar-Raniry Kunjungi Masjid Jame' Asr Hassanil Bolkiah, Brunei Darussalam |
|
|---|
| Jemput Ilmu dan Jaringan Internasional: 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terbang ke Brunei Darussalam |
|
|---|
| 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Lulus Program Student Exchange ke Brunei Darussalam 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/FAJI-Pengurus-Cabang-Aceh-Timur-menggelar-Ekspedisi-Arung-Jeram.jpg)