Citizen Reporter
Keseruan Ekspedisi Arung Jeram di Sungai Serbajadi Aceh Timur
FAJI) - Pengurus Cabang Aceh Timur atas izin Allah SWT menggelar Ekspedisi Arung Jeram (rafting) di Waih (sungai) Serbajadi, Aceh Timur
Dalam aktivitas kegiatan alam bebas (outdoor activities), keselamatan adalah hal yang paling utama. Para ekspeditor arung jeram sejatinya dituntut menerapkan prinsip No Room For Error dan Safety First.
Pengecekan alat, (kondisi) kesiapan fisik, kondisi alam sekitar, observasi dan lainnya harus rutin dilakukan.
Berbeda dengan saat lomba atau kompetisi yang terdapat banyak tenaga rescue atau technical support di sekitar sungai.
Ekspedisi arung jeram ini mengambil tema 'Menggapai Mimpi di Jeram Serbajadi'.
Sebuah refleksi upaya mewujudkan mimpi dengan kesamaan visi, maju bersama dalam kebersamaan untuk tujuan positif dengan semangat perpaduan lintas generasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan visual bentang alam sepanjang lintasan, inventarisasi satwa serta rekam jalur lintasan.
Data atau dokumentasi jalur aman dalam sebuah pengarungan sangat penting. Terlebih spot lintasan tersebut diapit tebing pada sisi kiri dan kanan penampang sungai.
Kecepatan, ketepatan, orientasi, momentum dan kehati-hatian saat melintasi jeram adalah kunci utama selain teamwork dan ketetapan Allah SWT.
Pawang Ubiet yang berasal dari Peureulak Aceh Timur ini diketahui baru menyelesaikan 2 trip ekspedisi pendakian solo di Pegunungan Lembu Aceh Timur (Maret dan Oktober) menyampaikan bahwa wacana ini telah lama direncanakan.
Baca juga: Objek Wisata Sungai Mamas Jambur Mamang, Dipuji Atlet Arung Jeram PON XXI Aceh-Sumut
Namun keterbatasan biaya dan perlengkapan menjadi hambatan untuk melaksanakannya. Beberapa dokumentasi visual satwa liar Aceh juga dibagikan di akun Instagram milik Aceh Tracker.
Dalam ekspedisi arung jeram ini, ketiga personil Tim sepakat membiayai sendiri semua pengeluaran atau pembiayaan kegiatan.
Ketiga ekspeditor ini juga memiliki peran atau tugas yang berbeda, baik dalam rutinitas ngecamp maupun pengarungan.
Said bertanggungjawab untuk pendokumentasian (visual) dan teknis pengarungan. Robbi Zikri sebagai penanggungjawab perlengkapan dan komunikasi.
Sementara Ias Darmawan bertanggungjawab untuk logistik, medis dan transportasi.
Terkait objek wisata arung jeram yang sudah ada di Lokop saat ini, hal itu adalah sebuah terobosan.
| Rahasia di Balik Kemajuan dan Keteraturan Singapura |
|
|---|
| Indonesia Kaya SDA, Tapi Mengapa Rakyat Miskin dan Bodoh? |
|
|---|
| Student Exchange UIN Ar-Raniry Kunjungi Masjid Jame' Asr Hassanil Bolkiah, Brunei Darussalam |
|
|---|
| Jemput Ilmu dan Jaringan Internasional: 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terbang ke Brunei Darussalam |
|
|---|
| 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Lulus Program Student Exchange ke Brunei Darussalam 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/FAJI-Pengurus-Cabang-Aceh-Timur-menggelar-Ekspedisi-Arung-Jeram.jpg)