KUPI BEUNGOH
Meugang: Kapan Harus Beli Daging?
Daging yang tidak sehat dapat ditandai dari perubahan yang terjadi pada warna, bau/aroma, konsistensi dan permukaan daging.
Ternak yang kelelahan atau stres berat menjelang penyembelihan, persediaan ATP-nya kurang sehingga fase rigor mortis tercapai lebih cepat.
Suhu yang tinggi saat ternak disembelih juga mempercepat berkurangnya ATP.
Pada sapi/kerbau, dibutuhkan 6-12 jam untuk tercapainya rigor mortis.
Daging Meugang
Di hari Meugang, penyembelihan sapi/kerbau banyak dilakukan oleh masyarakat di sembarang tempat dengan memanfaatkan kebun atau pekarangan rumah.
Penyembelihan di luar Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) ini berisiko tinggi terhadap kesehatan konsumen dan kualitas daging yang dihasilkan.
Katakanlah ternak yang disembelih sehat dan bebas penyakit, tapi kualitas dagingnya akan rendah kalau perlakuan dan proses penyembelihannya tidak memenuhi syarat.
Jika di RPH-R yang resmi dan terdaftar, proses penyembelihan ternak selalu mengikuti prosedur pemeriksaan ante mortem (sebelum disembelih) dan post mortem (setelah disembelih) oleh dokter hewan berwenang, maka prosedur ini tidak berlaku ketika penyembelihan di luar RPH-R.
Daging Meugang yang dihasilkan dari penyembelihan di sembarang tempat berpotensi tercemar dengan berbagai kontaminan.
Baca juga: Jelang Meugang Stok Hewan Ternak di Aceh Timur Capai 1.497 Ekor
Misalnya, mikroorganisme yang ada di permukaan tanah, potongan rumput, serpihan kayu, kotoran ternak, abu dan puntung rokok serta pencemar lainnya.
Disinilah sangat diharapkan kepedulian dan kesadaran juru sembelih dan penjual daging Meugang untuk melakukan penyembelihan dengan baik serta menjaga kebersihan disetiap proses produksinya.
Penanganan daging Meugang yang tidak higienis dan penjualan yang dilakukan di lapangan terbuka, bahkan di pinggir-pinggir jalan umum yang sarat dengan polusi udara dan pencemar lainnya, semakin mempercepat pembusukan daging.
Belum lagi pencemaran akibat calon pembeli yang bebas menjamah daging sesuka hatinya.
Daging yang tidak sehat dapat ditandai dari perubahan yang terjadi pada warna, bau/aroma, konsistensi dan permukaan daging.
Daging yang sudah terkontaminasi oleh mikroorganisme akan mengalami perubahan warna dari warna merah segar menjadi hijau, biru, coklat, abu-abu atau kuning.
Bau/aromanya tidak sedap karena adanya proses oksidasi lemak yang ada di dalam daging, misalnya akibat perombakan lemak yang terjadi karena adanya bakteri Achromobacter dan ragi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kupi-Beungoh-Azhar-Abdullah-Panton.jpg)