Kupi Beungoh
Tariff Trump: ‘Cupo Katijah", Lowrence Wong, dan Koji Sato – Bagian II
Tidak hanya Jepang, sekutu kuat AS, Jerman, pemasok utama otomatif ke US juga harus membayar 76 miliar dolar.
Lihatlah harga karet teman dan kerabat “Cupo Katijah” di kawasan pedalaman Aceh Utara, Aceh Timur, dan Bireun.
Karet alam telah mengalami penurunan harga lebih dari 3000 rupiah per kilogram semenjak kebijakan tariff Trump dalam tempo tiga minggu terakhir.
Lihat pula bagaimana hancurnya harga kakao yang terasa sangat jauh berbeda dari harga terakhir sebelum kebijakan Trump diumumkan.
Jika harga biji coklat kering sepanjang tahun 2024 dan awal 2025 bertengger relatif di atas 120 ribu rupiah, sejak bulan April telah berubah.
Kini harga referensinya turun 19,88 persen.
Harga patokan ekspor juga turun sekitar 20,34 persen.
Seorangpun tak bisa memprediksi berapa harga kakao beberapa bulan ke depan.
Walaupun kopi pada awal kebijakan Trump tidak sangat terpengaruh dengan kebijakan tarif itu, dalam beberapa hari terakhir kondisinya telah berubah.
Kopi arabica Gayo mengalami penurunan harga yang signifikan.
Di kawasan sentra produksi semua produk kopi telah mengalami penurunan.
Green been misalnya telah mengalami penurunan lebih dari sepuluh ribu rupiah.
Penurunan telah mempengaruhi kehidupun “Ine Katijah” di kawasan dataran tinggi Gayo.
Baca juga: Inilah Daftar Produk yang Dipertaruhkan AS dan China di Tengah Tarif Brutal Trump!
“Cupo Katijah” dari Desa Hingga Kota
Metafora dan keterwakilan “Cupo Katijah” sangat layak karena ia dapat berupa seorang isteri petani atau janda yang mempunyai anak.
Ia hidup dari usaha pertanian kecil milik dirinya, bagi hasil, atau sewa.
Secara jenis kelamin dan gender, Cupo Katijah memang perempuan - wanita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/humam-hamid-sosiolog-aceh-4.jpg)